Selasa, 22 November 2016

Dewasa Punya Cerita l Part 5


 Sensasi Bermain Cinta Api

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Gara-gara terjebak nafsu untuk berselingkuh, malah membuatku semakin ketagihan. Dulu aku puas bercinta hanya dgn satu pria. Sekarang, aku lebih puas bercinta ramai-ramai. Bukan lagi dgn satu pria tentunya, melainkan lima pria sekaligus, aku baru merasakan puas. Aku seorang perempuan berumur 30 tahun, ibu dari dua orang anak. Tentunya statusku telah menikah dgn seorang lelaki. Kita telah terikat hubungan perkawinan selama delapan tahun. Aku menikah setelah berhasil meraih gelar kesarjanaanku di kota Semarang. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Pasanganku normal-normal saja, demikian juga dgn hubungan seksku. Aku melakukannya sekitar 2 atau 3 kali seminggu dgn pasanganku. Tetapi semuanya berubah sewaktu aku mengalami suatu hal yg tidak kuduga sebelumnya pada tiga bulan yg lalu. Rupanya kemampuan seksku lebih dari yg kuduga sebelumnya. Aku biasa dipanggil Katarina. Tinggi tubuhku sekitar 156 cm dgn berat 49 kg. Ukuran BH-ku 34C, panggulku yg agak besar berukuran 100 cm semakin menonjol dgn pinggangku yg hanya 58 cm itu. Walaupun dari kandunganku telah terlahir dua orang anak, tubuhku sih oke-oke saja. Hampir tanpa ada perubahan yg mencolok. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Kembali pada kejadian yg gila. Pada awalnya aku bertemu dengan kawanku, Margareta ketika aku sedang berbelanja di sebuah Pusat Perbelanjaan. Ia adalah sahabatku sewaktu di SDiekolah dulu. Ketika itu ia bersama dua orang kawan laki-lakinya, yg langsung dikenalkannya kepadaku. Mereka bernama Suzeno dan Pradita. Mereka ternyata adalah kawan-kawan yg nyaman diajak bicara. Akhirnya kita pun menjadi akrab. Siang itu kita melanjutkan perbincangan sembari makan di sebuah restoran. Setelah pertemuan itu, ternyata Suzeno sering menelepon ke rumah, walaupun ia telah tahu bahwa aku ini seorang istri dgn dua orang anak. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Dalam pembicaraan telepon, ia memang sering mengeluarkan rayuan buaya darat kepadaku namun tetap ia menjadi kawan bicara yg enak. Ia berusaha mengajakku makan siang dgn semangat 45. Hal itu yg membuatku akhirnya menyerah juga. hingga aku menyetujuinya juga. Syaratnya, makan siangnya harus bersama sama. Aku, Margareta, Suzeno, dan Pradita bertemu di tempat yg telah kita sepakati bersama. Bersama kedua kawan lelaki kita, ikut serta pula tiga orang kawan mereka yg lain: Dieko, Bertnard, dan Adi. Mereka semua rata-rata berusia delapan tahun lebih tua daripada aku dan Margareta. Kita makan siang bersama di sebuah restoran yg ada fasilitas karaokenya. Kita makan dgn ramainya sambil berkaraoke. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Memang pada dasarnya aku pun senang berkaraoke. “Ayo, Ket. nyanyi lagi” mereka menyemangatiku kala aku melantunkan lagu. Ternyata kelima lelaki keren itu merupakan kawan yg enak untuk gaul. Wawasan mereka luas dan easy going. kita cepat menjadi akrab tentunya. Ternyata, baru kusadari bahwa inilah awal kekeliruanku. Seminggu kemudian aku diundang lagi, kali ini oleh Pradita, untuk makan siang dan berkaraoke lagi. Tanpa pikir panjang dan tanya-tanya lagi, aku pun langsung menyetujuinya. Aku bolos masuk kantor setelah makan siang, lalu pergi ke tempat karaoke bersama mereka. Nah, di ketika itulah terjadi sesuatu yg tidak kuduga. Ternyata aku dibawa ke tempat karaoke yg khusus untuk berkaraoke saja. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Bukannya sebuah restoran. Tempatnya berupa sebuah kamar tertutup dgn kursi panjang. Kali ini Margareta pun tidak ikut. Jadi hanya aku dgn kelima lelaki itu. Karena telah telanjur masuk ke sana, akhirnya kucoba menenangkan diri. Walaupun aku agak deg-degan juga pada mulanya. Kenyataannya, akhirnya suasana menjadi seru sewaktu secara bergantian kita berkaraoke. Aku pun dipesankan minuman whisky-cola yg membuat tubuhku jadi hangat. Akhirnya mereka meminta berdansa dgnku ketika salah satu di antara mereka bernyanyi. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Ketika di lantai dansa itulah, lama-kelamaan mereka berani merapatkan dadanya ke tubuhku dan menekan serta menggesek-gesek buah dadaku. Anehnya, aku hanya terdiam dan mencoba menikmati apa yg mereka perbuat kepadaku, yg lama-lama membuatku terbakar dan menikmati permainan ini. Mereka bergantian berdansa dgnku. “Katarina, tubuhmu indah sekali,” ujar Suzeno berbisik di telingaku sambil bibirnya mencium belakang telingaku, membuatku merinding nikmat Tangannya lalu tanpa malu-malu lagi meremas buah dadaku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Aku pun terangsang luar biasa. “Aahhh jangaaannnn…” kataku sewaktu Suzeno dgn beraninya membuka kancing blusku dan menyusupkan tangannya ke dalam. Tangannya meremas dan memilin pentil buah dadaku dgn semakin liarnya Aku sebenarnya masih menyimpan sedikit rasa malu karena semua aksi kita ditonton oleh yg lainnya dgn tatapan penuh nafsu. Anehnya, seperti dibius, tubuhku tidak bisa berontak. Tanganku sama sekali tidak berusaha melepaskan tangan Suzeno yg terus menggeraygi buah dadaku yg kini terbuka lebar “Mmmhhh..” rintihku penuh kenikmatan. Hanya itu yg ternyata sanggup keluar dari bibir tipisku Suzeno akhirnya mengulum bibirku dan menindih rapat-rapat tubuhku di atas sofa. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Aku benar-benar lupa diri sewaktu jari-jemari Suzeno bergerilya di dalam celana dalamku. Ia terus menggelitik bibir lubang kemaluanku yg telah basah dan rasanya menebal itu. Kontan saja yg lainnya pun ikut-ikutan. Dgn liar akhirnya kelima lelaki itu mengerubuti tubuhku. Akhirnya, tahu-tahu tubuhku telah telanjang tanpa sehelai benang pun dan digahuli bersama oleh mereka. Suzenolah yg lebih dahulu menusukkan kemaluannya ke dalam lubang kemaluanku. Lalu Adi memasukkan kemaluannya ke dalam mulutku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Pradita mengisap pentil kiri buah dadaku sambil membimbing tangan kiriku untuk mengelus-elus kemaluannya. Sementara itu Dieko mengisap pentil yg sebelahnya sambil melakukan hal yg sama pula terhadap tangan kananku. Terakhir, Bertnard menggosok-gosokkan kemaluannya ke wajahku. Aacchhh. aku mendapat puncak klimaks pertama sewaktu Suzeno sedang asyik-asyiknya menggenjot tubuhnya di atas tubuhku. Spontan, kedua tanganku meremas kemaluan Pradita dan Dieko yg ada dalam genggamanku dgn keras. Aku sendiri tak bisa mengeluarkan lenguhan kenikmatanku secara lepas karena kemaluan Adi yg hangat itu dgn serunya terus bermain di mulutku. Adi yg tahu aku baru saja puncak klimaks hanya menyeringai kepadaku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Tampaknya ia pun semakin semangat berdansa di mulutku. “Katarinaaaa…” desah Suzeno menggeliat sewaktu memuntahkan spermanya di dalam lubang kemaluanku. Hangat dan terasa kental memenuhi lubang kemaluanku. Dipegangnya bokongku erat-erat supaya semua spermanya masuk ke dalam tubuhku. Adi tambah semangat mengocok kemaluannya di dalam mulutku. Setelah Suzeno selesai, posisinya langsung diganti Bertnard yg sejak tadi hanya mengosok-gosokkan kemaluannya yg panjang dan besar di wajahku. Langsung ditancapkannya ke dalam lubangku yg hangat, telah penuh dan licin dgn cairan milik Suzeno. Bertnard begitu semangatnya menyetubuhiku. Mmmmphh, aghhh. tubuhku bergetar menggeliat. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Bayagkan buah dadaku dihisap pentilnya oleh Dieko dan Pradita seperti dua bayi besar. Sementara lubang kemaluanku mulai dihunjam oleh kemaluan Bertnard dgn ganasnya. Di mulutku, Adi akhirnya menyemprotkan cairannya dgn deras dan langsung kuhisap kuat-kuat. Aaaacchhh. air sperma Adi yg terasa hangat asin seperti kuah oyster masuk ke dalam tenggorokanku. Bersamaan dgn itu, Bertnard juga menyemprotkan spermanya di lubang kemaluanku. Multipuncak klimaks. Aku telah mendapatkannya tiga atau empat kali dan masih ada Dieko dan Pradita yg belum kebagian menyemprotkan cairannya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Tubuh Adi dan Bertnard berkelojotan dan akhirnya terhempas. Pradita menggantikan posisi Adi. Kemaluannya yg bengkok ke atas terasa penuh di mulutku. Dieko menepis Bertnard dari atas tubuhku. Untuk yg ketiga kalinya, lubang kemaluanku dimasuki oleh orang yg berbeda. Ternyata kemaluan milik Dieko lah yg paling panjang dan besar. Aku khawatir kalau kemaluan Dieko agak susah untuk masuk ke dalam kemaluanku. Syukurlah, ternyata tak sesulit yg kubaygkan karena lubang kemaluanku telah penuh dgn cairan dari dua orang yg terdahulu. Benar saja, terasa sangat mantap dan nikmat sewaktu kemaluan Dieko menggesek lubangku yg telah terasa panas dan semakin tebal rasanya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Napasku sampai terengah-engah dibuatnya Rat. iseeepp yg kuaaattt. ternyata Pradita tidak kuat dgn isapan mulutku. Ia akan segera mencapai klimaks. Aku pun segera mematuhi perintahnya dgn mengisapnya lebih kuat lagi. Kemaluan Pradita pun memuncratkan cairan spermanya di dalam mulutku. Terasa air sperma Pradita lebih strong aromanya, lebih hangat, lebih kental, dan lebih banyak memenuhi mulut dan tenggorokanku. Aku sampai agak gelagapan karena mulutku jadi penuh dan hampir tersedak. Tetapi aku berusaha untuk tenang Pelan-pelan kutelan sperma Pradita yg membludak. Sementara bibirku tetap mencengkram kemaluan Pradita supaya tak lepas. Setelah kemaluan Pradita kering benar dan mulai mengkerut, barulah aku melepaskannya. Ia pun lalu tergeletak di atas kepalaku. Sekarang tinggal aku dan Dieko. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Dieko pun lalu mengubah posisinya menjadi ‘missionary position’. Sambil kemaluannya terus mengocok kemaluanku, tubuhnya pun menindih tubuhku. Wajah kita pun berhadap-hadapan dekat sekali Sambil terus beraktivitas, Dieko tersenyum padaku. “Katarina…, kamu hebat sekali katanya.” Aku pun tersenyum malu. “Oh, Dieko…” bisikku. Lalu seperti sepasang kekasih, kita pun saling berciuman bibir. Tak lama kemudian, Dieko juga menggeliat menyemburkan cairannya ke dalam lubang kemaluanku. Tubuhku terasa lemas tetapi bergetar kuat mengiringi muncratnya cairan Dieko. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Dieko semakin mendorong pangkal pahanya ke pangkal pahaku supaya cairannya masuk semua ke tubuhku Rasanya aku telah puncak klimaks enam kali sewaktu akhirnya Dieko menggelepar dan terbaring tepat di samping tubuhku. Kita pun lalu berbaring telentang sambil berpelukan dan menikmati hasil persetubuhan kita. Selesailah pertempuran besar antara aku dan kelima lelaki siang itu di ruang karaoke. Walaupun ber-AC, Tetapi udara ketika itu tetap terasa panas. Tubuh kita bercucuran keringat. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Apalagi aku, karena selain basah oleh keringatku sendiri, juga bercampur dgn keringat kelima lelaki yg barusan menyetubuhiku. belum lagi dgn tumpahan air sperma mereka yg berceceran di seluruh bagian tubuhku. Setelah itu, semuanya terdiam. Tak ada satu pun di antara kita yg saling bercakap. Beberapa lelaki tertidur karena kelelahan. Akhirnya, beberapa puluh menit kemudian, kita pun berbenah-benah. Celakanya, di kamar itu tidak ada kamar mandi. Akhirnya, aku hanya mengelap cairan kelima lelaki yg memenuhi lubang kemaluanku dan menetes ke pahaku dgn bra dan celana dalamku saja. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Lalu aku memakai bra dan celana dalamku yg agak basah dan lengket itu. Disusul dgn blouse, rok serta blazer yg tadinya bertebaran di lantai. Yg membuatku senang, Dieko ikut membantuku berpakaian. Paling tidak, aku merasa dihargai dan tidak sekedar menjadi pemuas nafsu mereka. Mereka pun segera memakai kembali baju dan celananya. Jam lima sore, kita keluar dari karaoke itu. Berarti empat jam telah kita berada di dalamnya karena kita masuk pada pukul satu siang. Sedangkan aku sendiri digilir oleh mereka lebih dari dua jam nyaris non-stop. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Waah, aku kagum juga dgn daya tahanku. walaupun rasanya kakiku pegal-pegal dan ngilu. Begitu juga selangkanganku dan mulutku. Waktu melewati meja kasir rasanya aku malu juga. Walaupun kasir perempuan itu tidak tahu apa yg terjadi di dalam tapi wajahku tetap terasa memerah. Make up ku telah berantakan dan aku bisa dgn jelas mencium kalau minyak wangiku telah berubah menjadi bau aroma air sperma. Kasir perempuan itu tersenyum kepadaku. Mungkin ia bisa mengendus baunya atau malah mungkin ia sedang membaygkan kejadian yg baru saja kualami. 

Dewasa Punya Cerita l Part 5 Sementara itu, di paha dan kakiku terasa sperma mereka merembes mengalir keluar dari lubang kemaluanku. Untung sesampainya di rumah, pasanganku belum pulang Cepat-cepat aku ke kamar mandi membersihkan tubuh dan pakaianku. Ternyata, malamnya pasanganku menagih jatahnya juga Untung aku telah membersihkan tubuhku dan menyemprotkan minyak wangi untuk menghilangkan aroma sperma kelima lelaki itu Walaupun komentar pasanganku membuatku deg-degan, mudah-mudahan ia tidak curiga. “sayangg, punyamu kok rasanya lain banget tebel…” bisik pasanganku di telingaku Terima kasih, ya Enak lanjut pasanganku setelah ia menyemprotkan cairannya beberapa menit kemudian. Lalu ia tertidur pulas di sampingku. Ia tidak tahu telah jadi orang keenam hari itu yg memuncratkan cairannya untukku

Dewasa Punya Cerita l Part 4


 Setidaknya Kakaknya Juga Boleh

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Permainan cintaku dengan Devi sore itu, membuat kami sering memanfaatkan kesempatan yang ada. Kadang kami bercinta di Kamar Devi dan kadang di kamarku. Devi yang masih berumur 22 tahun itu bercerita tentang hilangnya kegadisannya semasa masih SMA. Menurut ceritanya dia dijebak pacarnya untuk minum-minum ketika perayaan ultahnya yang ke 17. Ketika dia mulai mabuk dia dibawa pacarnya dan di perkosa di hotel. Tragisnya dia diperkosa secara bergantian oleh 2 orang teman pacarnya saat itu. Paginya setelah sadar dia tidak di antar pulang kaBena pacar maupun kedua temannya menghilang entah kemana. Setelah lulus SMA akhirnya dia memutuskan untuk kuliah di Bali jurusan pariwisata. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Sejak kuliah di Bali pun dia sudah beberapa kali melakukan sex dengan beberapa teman kuliah-nya. Hubungan kami pun cuma sebagai teman, tidak lebih, hubungan kami berdasarkan suka sama suka. Mungkin kaBena umurku yang lebih muda. Hanya saja aku dapat prDevilege untuk tubuhnya kapan saja aku mau. Hubunganku dengan Devi pun tidak diketahui oleh Cindy kakaknya yang sudah bekerja di salah satu hotel di kawasan Jimbaran. Cindy, tidak kalah cantiknya dengan Devi. Keduanya memiliki kulit yang putih bersih. Cindy lebih dewasa dalam pembawaan dan enak juga diajak ngobrol. KaBena Cindy juga cantik aku sering bercanda dengan Devi mengatakan ingin tahu rasanya bila berhubungan dengan Cindy. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Devi kadang tertawa dan kadang marah kalo aku berkata begitu. Walau marah, Devi akan hilang kemarahannya kalau kucumbu lagi. Seperti halnya sore itu, Ketika aku baru pulang kuliah, kulihat kamar Devi terbuka tetapi tidak ada orang didalamnya. KaBena situasi kost yang sepi akupun masuk ke kamarnya dan mendengar ada yang sedang mandi dan akupun menutup pintu kamar Devi. Sudah seminggu lebih aku menginap di Denpasar kaBena ujian telah berakhir. Setelah pintu kututup, kupanggil Devi yang ada dikamar mandi. “Vi, lagi mandi yah? tanyaku basa-basi. Namun tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Akupun melanjutkan. “Kamu marah yah Vi?, Maaf yah aku gak kasih tahu kamu kalo aku mau nginep di Denpasar. Hari ini aku mau buat kamu puas Vi. Aku akan cium kamu, bikin kamu puas hari ini. Aku aka. “Mandi kucing kan kamu Vi mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.” Rayuku. Masih tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi. “Vi, ingat film yang dulu kita tonton kan. Aku akan bikin kamu puas beberapa kali hari ini sebelum kau rasakan penisku ini Vi. Aku akan cium vaginamu sampai kau menggelinjang puas dan memohon agar aku memasukkan penisku”. Terdengar suara batuk kecil dari dalam kamar mandi. “Vi, kututup pintu dan gordennya yah Vi”. Akupun berbalik dan menutup gorden jendela yang memang masih terbuka. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Ketika gorden kututup, kudengar pintu kamar mandi terbuka. Akupun tersenyum dan bersorak dalam hati. Setelah aku menutup gorden akupun berbalik. Dan ternyata, yang ada dalam kamar mandi itu adalah Cindy, kakak Devi, yang baru saja selesai mandi keluar dengan menggunakan bathrope berwarna pink dan duduk diatas tempat tidur dengan kaki bersilang dan terlihat dari belahan bathropenya. Kaki yang putih terawat, betisnya yang indah terlihat terus hingga ke pahanya yang putih, kencang dan seksi sangat menantang sekali untuk dielus. Belum lagi silangan bathrope di dadanya agak kebawah sehingga terlihat dada putih dan belahan payudaranya. Kukira ukuran Branya sedikit lebih besar dari Devi, kaBena aku belum pernah menyentuhnya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 “Devi sedang ke Jogja, dia sedang Praktek kerja selama 2 bulan” Kata Cindy sambil memainkan tali bathrope-nya. “Jadi selama ini kamu suka make love ya sama Devi, padahal aku percaya kamu tidak akan begitu sama adikku” “Maaf Mbak, aku gak tahu kalo yang didalam itu Mbak Cindy” Kataku sambil mataku memandang wajah Cindy. Rambutnya yang hitam sepundak tergerai basah. Dada yang putih dengan belahan yang terlihat cukup dalam. Paha yang putih mulus dan kencang hingga betis yang terawat rapih. Kalau menurutku Cindy boleh mendapat angka 8 hingga 8,5. “Lalu kalo bukan Mbak kenapa?, Kamu enggak mau mencium Mbak, buat Mbak puas, memandi kucingkan Mbak seperti yang kamu bilang tadi?” Tanya Cindy memancingku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 “Aku sih mau aja Mbak kalo Mbak kasih” Jawabku langsung tanpa pikir lagi sambil melangkah ke tempat tidur. Sebab sebagai laki-laki normal aku sudah tidak kuat menahan nafsuku melihat sesosok wanita cantik yang hampir pasti telanjang kaBena baru selesai mandi. Belum lagi pemandangan dada dan putih mulus yang sangat menggoda. “Kamu sudah lama make love dengan Devi, Ben?” Tanya Cindy ketika aku duduk di sebelah kirinya. Aku tidak langsung menjawab, setelah duduk di sebelahnya aku mencium wangi harum tubuhnya. “Mbak wangi sekali”, kataku sambil mencium lehernya yang putih dan jenjang. Cindy menggeliat dan mendesah ketika lehernya kucium, mulutku pun naik dan mencium bibirnya yang mungil dan merah merekah. Cindy pun membalas ciumanku dengan hangatnya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Perlahan kumasukkan lidahku ke dalam rongga mulutnya dan lidah kami pun saling bersentuhan, hal itu membuat Cindy semakin hangat. Perlajan tangan kiriku menyelusup ke dalam bath robenya dan meraba payudaranya yang kenyal. Sambil terus berciuman kuusap dan kupijat lembut kedua payudaranya bergantian. Payudaranya pun makin mengeras dan putingnyapun mulai naik. Sesekali kumainkan putingnya dengan tanganku sambil terus melumat bibirnya. Aku pun mengubah posisiku, kurebahkan tubuh Cindy di tempat tidur sambil terus melumat bibirnya dan meraba payudaranya. Setelah tubuh Cindy rebah, perlahan mulutku pun turun ke lehernya dan tanganku pun menarik tali pengikat bathrope-nya. Setelah talinya terlepas kubuka bathropenya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Aku berhenti mencium lehernya sebentar untuk melihat tubuh wanita yang akan kutiduri sebentar lagi, kaBena aku belum pernah melihat tubuh Cindy tanpa seutas benang sedikitpun. Sungguh pemandangan yang indah dan tanpa cela sedikit pun. Payudaranya yang putih dan tegak menantang berukuran 34 B dengan puting yang sudah naik sangat menggairahkan. Pinggang yang langsing kaBena perutnya yang kecil. Bulu halus yang tumbuh di sekitar selangkangannya tampak rapi, mungkin Cindy baru saja mencukur rambut kemaluannya. Sungguh pemandangan yang sangat indah. “Hh” Desah Cindy membuyarkan lamunanku, Aku pun langsung melanjutkan kegiatanku yang tadi terhenti kaBena mengagumi keindahan tubuhnya. Kembali kulumat bibir Cindy sambil tanganku mengelus payudaranya dan perlahan-lahan turun ke perutnya. Ciumanku pun turun ke lehernya. Desahan Cindy pun makin terdengar. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Perlahan mulutku pun turun ke payudaranya dan menciumi payudaranya dengan leluasanya. Payudaranya yang kenyal pun mengeras ketika aku mencium sekeliling payudaranya. Tanganku yang sedang mengelus perutnya pun turun ke pahanya. Sengaja aku membelai sekeliling vaginanya dahulu untuk memancing reaksi Cindy. Ketika tanganku mengelus paha bagian dalamnya, kaki Cindy pun merapat. Terus kuelus paha Cindy hingga akhirnya perlahan tanganku pun ditarik oleh Cindy dan diarahkan ke vaginanya. “Elus dong Ben, Biar Mbak ngerasa enak Ben” Ucapnya sambil mendesah. Bibir vagina Cindy sudah basah ketika kesentuh. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Kugesekan jariku sepanjang bibir kemaluan Cindy, dan Cindy pun mendesah. Tangannya meremas kepalaku yang masih berada di payudaranya. “Ahh, terus Ben”, Pinggulnya makin bergyang hebat sejalan dengan rabaan tanganku yang makin cepat. Jari-jariku kumasukkan kedalam lubang vaginanya yang semakn basah. “Ohh Ben enak sekali Ben”, desah Cindy makin hebat dan goyangan pinggulnya makin cepat. Jariku pun semakin leluasa bermain dalam lorong sempit vagina Cindy. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Kucoba masukan kedua jariku dan desahan serta goyangan Cindy makin hebat membuatku semakin terangsang. “Ahh Ben”, Cindy pun merapatkan kedua kakinya sehingga tanganku terjepit di dalam lipatan pahanya dan jariku masih terus mengobok-obok vaginanya Cindy yang sempit dan basah. Remasan tangan Cindy di kepalaku semakin kencang, Cindy seperti sedang menikmati puncak kenikmatannya. Setelah berlangsung cukup lama Cindy pun melenguh panjang jepitan tangan dan kakinya pun mengendur. Kesempatan ini langsung kupergunakan secepat mungkin untuk melepas kaos dan celana jeansku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Penisku sudah tegang sekali dan terasa tidak nyaman kaBena masih tertekan oleh celana jeansku. Setelah aku tinggal mengunakan CD saja kuubah posisi tidur Cindy. Semula seluruh badan Cindy ada di atas tempat tidur, Sekarang kubuat hanya pinggul ke atas saja yang ada di atas tempat tidur, sedangkan kakinya menjuntai ke bawah. Dengan posisi ini aku bisa melihat vagina Cindy yang merah dan indah. Kuusap sesekali vaginannya, masih terasa basah. Akupun mulai menciumi vaginanya. Terasa lengket tapi harum sekali. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Kukira Cindy selalu menjaga bagian kewanitaannya ini dengan teratur sekali. “Ahh Ben, enak Ben”, racau Cindy. Pinggulnya bergoyang seiring jilatan lidahku di sepanjang vaginanya. Vagina merahnya semakin basah oleh lendir vaginanya yang harum dan jilatanku. Desahan Cindy pun makin hebat ketika kumasukkan lidahku kedalam bibit lubang vaginanya. Devi pun menggelinjang hebat. “Terus Ben”, desahnya. Tanganku yang sedang meremas pantatnya yang padat ditariknya ke payudara. Tnagnku pun bergerak meremas-remas payudaranya yang kenyal. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Sementara lidahku terus menerus menjilati vaginanya. Kakinya menjepit kepalaku dan pinggulnya oun bergerak tidak beraturan. Sepuluh menit hal ini berlangsung dan Cindy pun menalami orgasme yang kedua. “Ahh Ben, aku keluar Ben”, aku pun merasakan cairan hangat yang keluar dari vaginanya. Cairan itu pun kujilat dan kuhabiskan dan kusimpan dalam mulutku dan secepatnya kucium bibir Cindy yang sedang terbuka agar dia merasakan cairannya sendiri. Lama kami berciuman, dan perlahan posisi penisku sudah berada tepat didepan vaginanya. Sambil terus menciumnya kugesekkan ujung penisku yang mencuat keluar CD ku ke bibir vaginanya. Tangan Cindy yang semula berada disamping bergerak ke arah penisku dan menariknya. Tangannya mengocok penisku perlahan-lahan. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 “Besar juga punya kamu Ben, panjang lagi” Ucap Cindy di sela-sela ciuman kami. Sambil masih berciuman aku melepaskan CDku sehingga tangan Cindy bisa leluasa mengocok penisku. Setelah lima menit akupun menepis tangan Cindy dan menggesekkan penisku dengan bibir vaginanya. Posisi ini lebih enak dibandingkan dikocok. Perlahan aku mulai mengarahkan penisku kedalam vaginanya. Ketika penisku mulai masuk, badan Cindy pun sedikit terangkat. Terasa basah sekali tetapi nikmat. Lobang vaginanya lebih sempit dibandingkan Devi, atau mungkin kaBena lubang vaginanya belum terbiasa dengan penisku. “Ahh.. Begitu sayang, enak sekali sayang” Racaunya ketika penisku bergerak maju mundur. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Pinggul Cindy pun semakin liar bergoyang mengimbangi gerakanku. Akupun terus menciumi bagian belakang lehernya. “Ahh..” desahnya semakin menjadi. Akupun semakin bernafsu untuk terus memompanya. Semakin cepat gerakanku semakin cepat pula goyangan pinggul Cindy. Kaki Cindy yang menjuntai ke bawah pun bergerak melingkari pinggangku. Akupun mengubah posisiku sehingga seluruh badan kami ada di atas tempat tidur. Setelah seluruh badan ada diatas tempat tidur, akupun menjatuhkan dadaku diatas payudara tanggung dan kenyalnya. Tanganku pun bergerak ke belakang pinggulnya dan meremas pantatnya yang padat. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 Goyangan Cindy pun semakin menjadi-jadi oleh remasan tanganku di pantatnya. Sedangkan pinggulku pun terus menerus bergerak maju mundur dengan cepat dan goyangan pinggul Cindy yang semakin liar. “Ben.. Kamu hebat Ben.. Terus Ben.. Penis kamu besar keras dan panjang Ben.. Terus Ben.. Goyang lebih cepat lagi Ben..” begitu racau Cindy di sela kenikmatannya. Aku pun semakin cepat menggerakkan pinggulku. Vagina Slvi memang lebih enak dari Devi adiknya. Lebih sempit sehingga penisku sangat menikmati berada di dalam vaginanya. Goyangan Cindy yang makin liar, desahan yang tidak beraturan membuatku semakin bernafsu dan mempercepat gerakanku. “Mbak aku mau keluar Mbak” Kataku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 “Di dalam aja Ben biar enak” desah Cindy sambil tangannya memegang pantatku seolah dia tidak mau penisku keluar dari vaginanya sedikitpun. “Ahh” Desahku saat aku memuntahkan semua cairanku kedalam lubang rahimnya. Tangan Cindy menekan pantatku sambil pinggulnya mendorong keatas, seolah dia masih ingin melanjutkan lagi, matanya pun terpejam. Aku pun mencium bibir Cindy. Dengan posisi badanku masih diatasnya dan penisku masih dalam vaginanya. Mata Cindy terbuka, dia membalas ciuman bibirku hingga cukup lama. Badannya basah oleh keringatnya dan juga keringatku. “Kamu hebat Ben, aku belum pernah sepuas ini sebelumnya” Kata Cindy. “Mbak juga hebat, vagina Mbak sempit, legit dan harum lagi.” Ucapku. “Memang vagina Devi enggak” senyumnya sambil menggoyangkan pinggulnya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 4 “Sedikit lebih sempit Mbak punya dibanding Devi” jawabku sambil menggerakkan penisku yang masih menancap di dalamnya. Tampaknya Cindy masih ingin melanjutkan lagi pikirku. “Penis kamu masih keras Ben?” tanya Cindy sambil memutar pinggulnya. “Masih, Mbak masih mau lagi?” tanyaku “Mau tapi Mbak diatas ya” Kata Cindy. “Cabut dulu Ben” Setelah dicabut, mulut Cindy pun bergerak dan mencium penisku, Cindy mengulum penisku terlebih dahulu sambil memberikan vaginanya padaku. Kembali terjadi pemanasan dengan posisi 69. Desahan-desahan Cindy, vagina Cindy yang harum membuatku melupakan Devi sementara waktu. Hari itu sejak pukul lima sore hingga esok paginya aku bercinta dengan Cindy, entah berapa kali kami orgasme. Dan itu pun berlangsung hampir setiap malam selama Devi belum kembali dari Praktek Kerjanya di yogya selama 2 bulan lebih. Kupikir mumpung Devi tidak ada kucumbu saja kakaknya dulu.

Dewasa Punya Cerita l Part 3



Dewasa Punya Cerita l Part 3 Rina, perempuan berumur 30 tahun nyaris putus asa dalam menjalani hidup ini. Suaminya, Angga, justru menjadikannya sebagai seorang pelacur. Ia tak pernah menyangka jika Mas Angga tega menjual tubuhnya. Ketika pertama kali berkenalan, dia adalah laki-laki yang baik dan selalu menjagaku dari berbagai godaan laki-laki lain. Kami menikah lima tahun yang lalu dan dikarunai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan kami beri nama Rizal. Perkawinan kami mulus-mulus saja sampai Rizal muncul diantara kami. Tentu saja waktuku banyak tersita untuk mendidik Rizal. Mas Angga berkerja di perusahaan swasta yang bergerak dibidang produksi kayu, sedangkan aku hanya tinggal di rumah. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Tetapi aku tidak pernah mengeluh. Aku tetap sabar menjalankan tugasku sebagai ibu rumah tangga sebaik-baiknya. Sebenarnya setiap hari bisa saja Mas Angga pulang sore hari. Tetapi belakangan ini dia selalu pulang terlambat. Bahkan sampai larut malam. Pernah ketika kutanyakan, kemana saja kalau pulang terlambat. Dia hanya menjawab “Aku mencari penghasilan tambahan Rin”, jawabnya singkat. Mas Angga makin sering pulang larut malam, bahkan pernah satu kali dia pulang dengan mulut berbau alkohol, jalannya agak sempoyongan, rupanya dia mabuk. Aku mulai bertanya-tanya, sejak kapan suamiku mulai gemar minum-minum beralkohol. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Selama ini aku tidak pernah melihatnya seperti ini. Kadang-kadang ia juga memberikan uang belanja lebih padaku. Atau pulang dengan membawa oleh-oleh untuk aku dan Rizal anak kami. Setiap kali aku menyinggung aktivitasnya, Mas Angga berusaha menghindari. “Kita jalankan saja peran masing-masing. Aku cari uang dan kamu yang mengurus rumah. Aku tidak pernah menanyakan pekerjaanmu, jadi lebih baik kamu juga begitu”, katanya. Aku baru bisa menerka-nerka apa aktivitasnya ketika suatu malam, dia memintaku untuk menjual gelang yang kupakai. Ia mengaku kalah bermain judi dengan seseorang dan perlu uang untuk menutupi utang atas kekalahannya, jadi itu yang dilakukannya selama ini. Sebagai seorang istri yang berusaha berbakti kepada suami, aku memberikan gelang itu. Toh dia juga yang membelikan gelang itu. Aku memang diajarkan untuk menemani suami dalam suka maupun duka. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Suatu sore saat Mas Angga belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama Sunu berkunjung ke rumah. Kedatangan Sunu inilah yang memicu perubahan dalam rumah tanggaku. Sunu datang untuk menagih utang-utang suamiku kepadanya. Jumlahnya sekitar sepuluh juta rupiah. Mas Angga berjanji untuk melunasi utangnya itu. Aku berkata terus-terang bahwa aku tidak tahu-menahu mengenai utang itu, kemudian aku menyuruhnya untuk kembali besok saja. Tetapi dengan pandangan nakal dia tersenyum, “Lebih baik saya menunggu saja Mbak, itung-itung menemani Mbak.” Aku agak risih mendengar ucapannya itu, lebih-lebih ketika melihat tatapan liar matanya yang seakan-akan ingin menelanjangi diriku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 “Angga tidak pernah cerita kepada saya, kalau ia memiliki istri yang begitu cantiknya. Menurut saya, sayang sekali bunga yang indah hanya dipajang di rumah saja” ucap Sunu. Aku makin tidak enak hati mendengar ucapan rayuan-rayuan gombalnya itu, Tetapi aku mencoba menahan diri, karena Mas Angga berutang uang kepadanya. Dalam hati aku berdoa agar Mas Angga cepat pulang ke rumah, sehingga aku tidak perlu berlama-lama menemuinya. Untung saja tak lama kemudian Mas Angga pulang.beritaseks.com Kalau tidak pasti aku sudah muntah mendengar kata-katanya itu. Begitu melihat Sunu, Mas Angga tampak lemas. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Dia tahu pasti Sunu akan menagih hutang-hutangnya itu. Aku meninggalkan mereka di ruang tamu, Mas Angga kulihat menyerahkan amplop coklat. Mungkin Mas Angga sudah bisa melunasi hutangnya. Aku tidak dapat mendengar pembicaraannya, namun kulihat Mas Angga menunduk dan sesekali terlihat berusaha menyabarkan temannya itu. Setelah Sunu pulang, Mas Angga memintaku menyiapkan makan malam. Dia menikmati sajian makan malam tanpa banyak bicara, Aku juga menanyakan apa saja yang dibicarakannya dengan Sunu. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Aku menyadari Mas Angga sedang suntuk, jadi lebih baik aku menahan diri. Setelah selesai makan, Mas Angga langsung mandi dan masuk ke kamar tidur, aku menyusul masuk kamar satu jam kemudian setelah berhasil menidurkan Rizal di kamarnya. Ketika aku memasuki kamar tidur dan menemaninya di ranjang, Mas Angga kemudian memelukku dan menciumku. Aku tahu dia akan meminta ‘jatahnya’ malam ini. Malam ini dia lain sekali sentuhannya lembut. Pelan-pelan Mas Angga mulai melepaskan daster putih yang kukenakan, setelah mencumbuiku sebentar, Mas Angga mulai membuka bra tipis yang kukenakan dan melepaskan celana dalamku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Setelah itu Mas Angga sedikit demi sedikit mulai menikmati jengkal demi jengkal seluruh bagian tubuhku, tidak ada yang terlewati. Kemudian aku membantu Mas Angga untuk melapaskan seluruh pakaian yang dikenakannya, sampai akhirnya aku bisa melihat penis Mas Angga yang sudah mulai agak menegang, tetapi belum sempurna tegangnya. Dengan penuh kasih sayang kuraih batang kenikmatan Mas Angga, kumain-mainkan sebentar dengan kedua belah tanganku, kemudian aku mulai mengulum batang penis suamiku dengan lembutnya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Terasa di dalam mulutku,berita seks.com batang penis Mas Angga terutama kepala penisnya, mulai terasa hangat dan mengeras. Aku menyedot batang Mas Angga semampuku, kulihat Mas Angga begitu bergairah, sesekali matanya terpejam menahan nikmat yang kuberikan kepadanya. Mas Angga kemudian membalas, dengan meremas-remas kedua payudaraku yang cukup menantang, 36B. Aku mulai merasakan denyut-denyut kenikmatan mulai bergerak dari puting payudaraku dan mulai menjalar keseluruh bagian tubuhku lainnya, terutama ke vaginaku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Aku merasakan liang vaginaku mulai terasa basah dan agak gatal, sehingga aku mulai merapatkan kedua belah pahaku dan menggesek-gesekan kedua belah pahaku dengan rapatnya, agar aku dapat mengurangi rasa gatal yang kurasakan di belahan liang vaginaku. Mas Angga rupanya tanggap melihat perubahanku, kemudian dengan lidahnya Mas Angga mulai turun dan mulai mengulum daging kecil clitorisku dengan nafsunya, Aku sangat kewalahan menerima serangannya ini, badanku terasa bergetar menahan nikmat, peluh ditubuhku mulai mengucur dengan deras diiringi erangan-erangan kecil dan napas tertahan ketika kurasakan aku hampir tak mampu menahan kenikmatan yang kurasakan. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Akhirnya seluruh rasa nikmat semakin memuncak, saat penis Mas Angga, mulai terbenam sedikit demi sedikit ke dalam vaginaku, rasa gatal yang kurasakan sejak tadi berubah menjadi nikmat saat penis Mas Angga yang telah ereksi sempurna mulai bergerak-gerak maju mundur, seakan-akan menggaruk-garuk gatal yang kurasakan. Suamiku memang jago dalam permainan ini. Tidak lebih dari lima belas menit aku berteriak kecil saat aku sudah tidak mampu lagi menahan kenikmatan yang kurasakan, tubuhku meregang sekian detik dan akhirnya rubuh di ranjang ketika puncak-puncak kenikamatan kuraih pada saat itu, mataku terpejam sambil menggigit kecil bibirku saat kurasakan vaginaku mengeluarkan denyut-denyut kenikmatannya. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Dan tidak lama kemudian Mas Angga mencapai puncaknya juga, dia dengan cepatnya menarik penisnya dan beberapa detik kemudian, air maninya tersembur dengan derasnya ke arah tubuh dan wajahku, aku membantunya dengan mengocok penisnya sampai air maninya habis, dan kemudian aku mengulum kembali penisnya sekian lama, sampai akhirnya perlahan-lahan mulai mengurang tegangannya dan mulai lunglai. “Aku benar-benar puas Rit, kamu memang hebat”, pujinya. Aku masih bergelayut manja di dekapan tubuhnya. “Rit, kamu memang istriku yang baik, kamu harus bisa mengerti kesulitanku saat ini, dan aku mau kamu membantu aku untuk mengatasinya”, katanya. “Bukankah selama ini aku sudah begitu Mas”, sahutku. Mas Angga mengangguk-angguk mendengarkan ucapakanku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Kemudian ia melanjutkan, “Kamu tahu maksud kedatangan Sunu tadi sore. Dia menagih utang, dan aku hanya sanggup membayar setengah dari keseluruhan utangku. Kemudian setelah lama berbicang-bincang ia menawarkan sebuah jalan keluar kepadaku untuk melunasi hutang-hutangku dengan sebuah syarat”, ucap Mas Angga. “Apa syaratnya, Mas?” tanyaku penasaran. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Angga dengan pelan dan tertahan. Aku bagai disambar petir saat itu, aku tahu arti ‘menemani’ selama semalam. Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Angga. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Mas Angga mengerti keterkejutanku. “Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih. Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Aku masih shock memikirkan aku harus rela memberikan seluruh tubuhku kepada lelaki yang belum kukenal selama ini. Sikap diamku ini diartikan lain oleh Mas Angga. “Besok kamu ikut aku menemui Sunu”, ujarnya lagi, sambil mencium keningku lalu berangkat tidur. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Seketika itu juga aku membenci suamiku. Aku enggan mengikuti keinginan suamiku ini, namun aku juga harus memikirkan keselamatan keluarga, terutama keselamatan suamiku. Mungkin setelah ini ia akan kapok berjudi lagi pikirku. Sore hari setelah pulang kerja, Mas Angga menyuruhku berhias diri dan setelah itu kami berangkat menuju tempat yang dijanjikan sebelumnya, rupanya Mas Angga mengantarku ke sebuah hotel berbintang. Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 20.00 malam. Selama hidup baru pertama kali ini, aku pergi untuk menginap di hotel. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Ketika pintu kamar di ketuk oleh Mas Angga, beberapa saat kemudian pintu kamar terbuka, dan kulihat Sunu menyambut kami dengan hangatnya, Suamiku tidak berlama-lama, kemudian ia menyerahkan diriku kepada Sunu, dan kemudian berpamitan. Dengan lembut Sunu menarik tanganku memasuki ruangan kamar itu. Aku tertunduk malu dan wajahku terasa memerah saat aku merasakan tanganku dijamah oleh seseorang yang bukan suamiku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Ternyata Sunu tidak seburuk yang kubayangkan,beritaseks.com memang matanya terkesan liar dan seakan mau melahap seluruh tubuhku, tetapi sikapnya dan perlakuannya kepadaku tetap tenang, sehingga dikit demi sedikit rasa grogi yang menyerangku mulai memudar. Sunu menanyakan dengan lembut, aku ingin minum apa. Kusahut aku ingin minum coca-cola, tetapi jawabnya minuman itu tidak ada sekarang ini di kamarnya, kemudian dia mengeluarkan sebotol sampagne dari kulkas dan menuangkannya sedikit sekitar setengah sloki, kemudian disuguhkannya kepadaku, “Ini bisa menghilangkan sedikit rasa gugup yang kamu rasakan sekarang ini, dan bisa juga membuat tubuhmu sedikit hangat. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Kulihat dari tadi kelihatannya kamu agak kedinginan”, ucapnya lagi sambil menyodorkan minuman tersebut. Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aku merasakan tubuh dan pikiranku agak tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aku juga merasakan ada aliran hangat yang mengaliri seluruh syaraf-syaraf tubuhku. Sunu kemudian menyetel lagu-lagu lembut di kamarnya, dan mengajakku berbincang-bincang hal-hal yang ringan. Sekitar 10 menit kami berbicara, aku mulai merasakan agak pening di kepalaku, tubuhkupun limlung. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Kemudian Sunu merebahkan tubuhku ke ranjang. Beberapa menit aku rebahan di atas ranjang membuatku mulai bisa menghilangkan rasa pening di kepalaku. Tetapi aku mulai merasakan ada perasaan lain yang mengalir pada diriku, ada perasaan denyut-denyut kecil di seluruh tubuhku, semakin lama denyut-denyut tersebut mulai terasa menguat, terutama di bagian-bagian sensitifku. Aku merasakan tubuhku mulai terangsang, meskipun Sunu belum menjamah tubuhku. Ketika aku mulai tak kuasa lagi menahan rangsangan di tubuhku, nafasku mulai memburu terengah-engah, payudaraku seakan-akan mengeras dan benar-benar peka, vaginaku mulai terasa basah dan gatal yang menyengat, perlahan-lahan aku mulai menggesek-gesekkan kedua belah pahaku untuk mengurangi rasa gatal dan merangsang di dalam vaginaku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Tubuhku mulai menggeliat-geliat tak tahan merasakan rangsangan seluruh tubuhku. Sunu rupanya menikmati tontonan ini, dia memandangi kecantikan wajahku yang kini sedang terengah-engah bertarung melawan rangsangan, nafsunya mulai memanas, tangannya mulai meraba tubuhku tanpa bisa kuhalangi lagi. Remasan-remasan tangannya di payudaraku membuatku tidak tahan lagi, sampai tak sadar aku melorotkan sendiri pakaian yang kukenakan. Saat pakaian yang kukenakan lepas, Mata Sunu tak lepas memandangi belahan payudaraku yang putih montok dan yang menyembul dan seakan ingin loncat keluar dari bra yang kukenakan. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Tak tahan melihat pemandangan indah ini, Sunu kemudian menggumuliku dengan panasnya sembari tangannya mengarah ke belakang punggungku, tidak lebih dari 3 detik, kancing bra-ku telah lepas, kini payudaraku yang kencang dan padat telah membentang dengan indahnya, Sunu tak mau berlama-lama memandangiku, dengan buasnya lagi ia mencumbuiku, menggumuliku, dan tangannya semakin cepat meremas-remas payudaraku, cairan vaginaku mulai membasahi celana putihku. Melihat ini, tangan Sunu yang sebelahnya lagi mulai bermain-main di celanaku tepat di cairan yang membasahi celanaku, aku merasakan nikmat yang benar-benar luar biasa. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Napasku benar-benar memburu, mataku terpejam nikmat saat tangan Sunu mulai memasuki celana dalamku dan memainkan daging kecil yang tersembunyi di kedua belahan rapatnya vaginaku. Sunu memainkan vaginaku dengan ahlinya, membuatku terpaksa merapatkan kedua belah pahaku untuk agak menetralisir serangan-serangannya, jari-jarinya yang nakal mulai menerobos masuk ke liang tubuhku dan mulai memutar-mutar jarinya di dalam vaginaku. Tak puas karena celana dalamku agak mengganggu, dengan cepatnya sekali gerakan dia melepaskan celana dalamku. Aku kini benar-benar bugil tanpa tersisa pakaian di tubuhku. Sunu tertegun sejenak memandangi pesona tubuhku, yang masih bergeliat-geliat melawan rangsangan yang mungkin diakibatkan obat perangsang yang disuguhkan di dalam minumanku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Dengan cepatnya selagi aku masih merangsang sendiri payudaraku, Sunu melepaskan dengan cepat seluruh pakaian yang dikenakan sampai akhirnya bugil pula. Aku semakin bernafsu melihat batang penis Sunu telah berdiri tegak dengan kerasnya, Besar dan panjang. Dengan cepat Sunu kembali menggumuliku dengan benar-benar sama-sama dalam puncak terangsang, aku merasakan payudaraku diserang dengan remasan-remasan panas, dan.., ahh.., akupun merasakan batang penis Sunu dengan cepatnya menyeruak menembus liang vaginaku dan menyentuh titik-titik kenikmatan yang ada di dalam liang vaginaku, aku menjerit-jerit tertahan dan membalas serangan penisnya dengan menjepitkan kedua belah kakiku ke arah punggungnya sehingga penisnya bisa menerobos secara maksimal ke dalam vaginaku. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Kami bercumbu dengan panasnya, bergumul, setiap kali penis Sunu mulai bergerak masuk menerobos masuk ataupun saat menarik ke arah luar, aku menjepitkan otot-otot vaginaku seperti hendak menahan pipis, saat itu aku merasakan nikmat yang kurasakan berlipat-lipat kali nikmatnya, begitu juga dengan Sunu, dia mulai keteteran menahan kenikmatan tak bisa dihindarinya. Sampai pada satu titik saya sudah terlihat akan orgasme, Sunu tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dengan hentakan2 penisnya yang dipercerpat.. akhirnya kekuatan pertahananku ambrol.. saya orgasme berulang-ulang dalam waktu 10 detik.. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Sunu rupanya juga sudah tidak mampu menahan lagi serangannya dia hanya diam sejenak untuk merasakan kenikmatan dipuncak-puncak orgasmenya dan beberapa detik kemudian mencabut batang penisnya dan tersemburlan muncratan-muncratan spermanya dengan banyaknya membanjiri wajah dan sebagian berlelehan di belahan payudaraku. Kamipun akhirnya tidur kelelahan setelah bergumul dalam panasnya birahi. Keesokan paginya, Sunu mengantarku pulang ke rumah. Kulihat suamiku menerimaku dengan muka tertuduk dan berbicara sebentar sementara aku masuk ke kamar anakku untuk melihatnya setelah seharian tidak kuurus. 

Dewasa Punya Cerita l Part 3 Setelah kejadian itu, aku dan suamiku sempat tidak berbicara satu sama-lain, sampai akhirnya aku luluh juga saat suamiku minta maaf atas kelakuannya yang menyebabkan masalah ini sampai terjadi, tetapi hal itu tidak berlangsung lama, suamiku kembali terjebak dalam permainan judi. Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. Jika menang suamiku akan memberikan oleh-oleh yang banyak kepada kami. Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Sampai saat ini kejadian ini tetap masih berulang. Oh sampai kapankah penderitaan ini akan berakhir.

Dewasa Punya Cerita l Part 2


 Seorang Gadis Kembang Desa Yang Terluka

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Hamidah, demikianlah nama gadis itu, berparas sangat cantik dibalik kerudung putih yang selalu dikenakannya setiap kali keluar rumah ataupun berpergian. Tak heran semua lelaki menjulukinya si bunga desa, sebab postur tubuhnya ramping namun padat berisi diusianya yang masih sangat muda belia ini, delapan belas tahun. Wajah manisnya begitu sedap dipandang mata dari sisi manapun ia dilihat serta memiliki bola mata yang akan membuat seluruh pria terpana serta luluh oleh pesona kewanitaannya, apalagi ia berhidung sangat mancung dan bangir sekali, bibirnya mungil kemerahan dan selalu tersipu malu tatkala berpapasan mata dengan lelaki. 

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Namun tidak untuk saat ini, sebab mata indah yang selalu mengukir bentuk wajahnya dengan alis menawan yang hitam lebat kini tampak mendung saat harus merelakan kepergian kekasihnya, Ikhwan. Terpaku dalam keheningan dan bibir kelu kedua manusia ini hanyut dalam pikiran masing-masing di hamparan lepas pantai pada pesisir desa mereka yang menyimpan banyak kenangan masa kecil mereka. “Berjanjilah untuk selalu menungguku, Hamidah..”,suara Ikhwan pun akhirnya keluar disaat-saat terakhir kebersamaan mereka, meskipun terdengar berat dan sedikit parau, ada nada takut kehilangan disana. 

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dipegangnya kedua jari jemari gadis itu dimana masih melekat cincin emas di jari manis Hamidah. “Mas..”, Hamidah tercengang, ada rasa haru dan gembira disana tak terkatakan sudah, janji Ikhwan memang telah dibuktikan dengan ikatan pertunangan mereka seminggu yang lalu dan cincin itu akan selalu dikenakannya dalam penantian panjang. “Aku pergi dirantau takkan lama, percayalah sayang.. setelah aku datang kembali nanti, aku akan langsung melamarmu..akan kubawa uang yang banyak untuk mengawini dan membahagiakanmu Hamidah..”, Dipeluknya gadis itu dengan dekapan penuh akan kerinduan yang dalam. 

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Hamidah menengadahkan wajahnya dalam pelukan Ikhwan memandang wajah kekasih hatinya penuh kegalauan. Ahh.. mata gadis itu semakin memberatkan langkah dan niatnya. “Berhati-hatilah diperjalanan mas, aku akan selalu menanti kehadiranmu kembali..”, tak kuasa Hamidah membendung bola matanya dari luapan air kesedihannya yang tertumpah membasahi kedua pipi dibalik kerudung putihnya itu. Ikhwan diusianya yang ke dua puluh tiga ini memanglah sosok lelaki dambaannya sejak kecil, berwajah ganteng dan menjerat seluruh hatinya sudah. Linangan air mata itu segera dihapus oleh jemari sang kekasih. “Tentu dindaku sayang..”, sahut Ikhwan dan lima menit mereka berangkulan sebelum kapal layar yang akan ditumpangi kekasihnya segera berangkat.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dalam belaian angin laut yang mengibaskan kerudung putih dan pakaiannya gadis itu melambaikan tangannya kearah perahu dimana kekasihnya berada, menjauh dan semakin menjauh dari tempatnya berdiri. Tanpa disadari oleh gadis itu sepasang mata tampak mengawasi tubuhnya dari jauh sambil tersenyum menyeringai penuh maksud yang hanya diketahui oleh si empunya si sosok ini. Hamidah sepeninggal Ikhwan tinggal bersama kakek Ikhwan, seperti Hamidah yang sebatang kara ini tak tau dimana ayah dan ibu serta kakek neneknya berada. Ia hanya anak pungut yang diangkat oleh kakek Ikhwan sejak kecil, orangtua Ikhwan juga telah tiada pula karena sakit oleh wabah pes yang pernah melanda desa itu sebelumnya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Namun sebulan kemudian kakek Ikhwan menderita sakit keras pula dan meninggal, hal ini membuat Hamidah sangat bersedih hati. Semua kejadian itu tak luput dari pengawasan sesosok lelaki yang selalu mengintai gerak-gerik gadis itu. Sosok lelaki itu bernama Obul, seorang lelaki yang dulu pernah ditolak cintanya oleh Hamidah dua tahun yang lalu, karena Hamidah sedari kecil telah bersama-sama dengan Ikhwan, ia lebih memilih Ikhwan yang keluarganya dalam hal ini kakeknya telah berjasa merawatnya sejak kecil dibanding Obul yang segala perawakan dan wajahnya teramat jauh penampilannya dari Ikhwan.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Obul berusia tiga puluh lima tahun, bertubuh pendek serta cenderung kontet, rambutnya keriting dan wajahnya agak buruk rupa. Selepas ditolak cintanya oleh Hamidah, ia bekerja kepada penguasa setempat, julukkannya adalah datuk, namanya barkonang, ia memang seorang yang sangat berpengaruh saat itu, usianya kurang lebih lima puluh tahun, bisa dibilang dialah si penguasa daerah termasuk desa tempat dimana Hamidah tinggal. Tubuhnya gemuk tapi kekar dan juga tinggi besar, kepalanya sedikit botak dengan lusinan rambut putih yang menghiasi batoknya. Dan ia juga telah mendengar kabar pula tentang kecantikan Hamidah yang menyandang gelar kembang didesanya itu. Berkat kegigihannya menjadi anak buah datuk, Obul mendapat kepercayaan menjadi tangan kanannya dari menjadi centeng untuk melindungi datuk sampai urusan memata-matai wilayah jajaran kekuasaan si datuk.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Sepulangnya dari mengintai tampak Obul berbisik-bisik serta memohon sesuatu kepada datuk penguasa tersebut yang dibalas dengan anggukan tanda setuju.Beritaseks Seminggu kemudian, ketika malam semakin larut, Hamidah tampak berjalan pulang selepas jamuan makan malam salah seorang teman didesanya, busana yang dikenakannya malam itu sangat sopan dan tertutup lengkap dengan kerudung putihnya, lengan bajunya tertutup sampai pergelangan tangannya, sedangkan bagian bawahnya menutupi sampai tumitnya yang mengenakan selop.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Agaknya ia kemalaman pulang sendirian, tanpa disadarinya dua sosok manusia mengikutinya dari belakang, rupanya kedua orang itu adalah suruhan datuk barkonang, tujuannya cuma satu, yaitu menculik gadis itu. Hamidah terlambat menyadari bahaya tersebut, tubuhnya telah tercengkeram erat, belum sempat ia berteriak, mulutnya telah terbungkam oleh bekapan kain gombal. Kedua orang tadi mengikat erat kedua belah tangan dan kakinya, kemudian tubuhnya Ikhwanukkan dalam karung untuk kemudian dibopong berdua dan hilang dalam keheningan dan gelapnya malam.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Samar-samar terlihatlah wajah seseorang yang tengah menyeringai menatapi dirinya, Hamidah mendapati dirinya terlentang dalam hamparan sprei berwarna putih bersih dalam kamar asing yang besar dan masih dalam keadaan terikat erat kedua tangannya yang menelikung kebelakang punggung serta mulut mungilnya yang tersumpal gombal namun masih berbusana lengkap.  Orang itu kemudian menarik lepas gombal di mulutnya dengan kasar. “Obul.. Oh tidak! Apa-apaan ini?! Lepaskan aku!!”,jeritnya tertahan setelah pandangannya menjadi jelas, ditatapnya seluruh ruangan, ada tiga orang lagi yang mendampingi Obul, orang yang pernah ia tolak cintanya dulu, salah satunya ia kenal sekali, yakni si datuk penguasa dengan dua orang yang menculiknya tadi.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Hehehe.. Hamidah..rupanya kau masih mengenali aku .. Tahukah engkau? Mengapa engkau sekarang kubawa kesini?”,Obul terkekeh-kekeh dibalik wajahnya yang buruk rupa itu, sementara yang lainnya masih senyum-senyum belum bereaksi sama sekali. “Apa maksudmu Obul? Salah apa aku kepadamu? Dan untuk apa kau bawa aku kehadapan datuk?”,gadis itu mengernyitkan alisnya tak mengerti disela-sela ikatan yang mengunci pergelangan tangan dan kakinya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Hamidah..apakah kau tidak tahu kalau kakekmu selama ini telah berhutang uang kepada kami dalam jumlah yang sangat besar..”,suara berat yang berwibawa itu akhirnya terlontar pula dari datuk barkonang, sang penguasa menyela ketidakmengertian gadis itu. “Hutang? Ampun datuk..mendiang kakek tak pernah cerita padaku tentang hal tersebut”,Hamidah semakin putus asa mendengar hal demikian. “Betul sekali! Kakekmu telah lama berhutang kepadaku.. dari sejak memulai usaha sawahnya, sampai ia merestui pertunangan kalian dan membiayai bekal perjalanan kekasihmu merantau.. dan menurut catatan kami saat ini..”,datuk menyuruh Obul memperlihatkan surat utang dimana memang terdapat tanda tangan kakek Ikhwan tersebut kepada Hamidah.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Gadis itu benar-benar kaget setengah mati melihat kenyataan tersebut dan langsung lemas tak bertenaga. “Mengapa banyak sekali datuk?”,gumam Hamidah lirih tanpa semangat lagi. “Hehehe.. tentu saja banyak Hamidah.. bukankah bunga yang datuk tawarkan memang sangat besar.. toh kakekmu setuju dengan perjanjian tersebut, sayang saja tua bangka itu telah mati lebih dulu sebelum kami menagih hutangnya itu..”,jawab si penguasa. “Karena cucunya masih hidup, maka cucunya kini sudah harus menanggung semua hutangnya si kakek..”,sela Obul menambahkan. “Kurang ajar sekali engkau Obul! Tampaknya semua ini adalah siasat kotormu!”,ujar Hamidah gemas.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Hehehe.. Hamidah.. aku sudah menjadi anak buah datuk.. segala permasalahanmu telah sepenuhnya kuserahkan keputusan kepadanya”,Obul melirik ke si datuk memohon persetujuan. “Dengan apa engkau akan membayarnya Hamidah?”,tanya datuk penguasa itu dengan suara tenangnya yang khas namun sangat menggetarkan gadis itu. “Apakah engkau sanggup membayarnya Hamidah?”,desak Obul dengan senyum jelek kemenangan, sebab gadis itu tak pelak lagi tak akan mungkin sanggup mengganti semua hutang kakeknya yang telah mati.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Dan..hal yang paling membuat aku tak percaya, bahwa kepergian kekasihmu itu adalah untuk merencanakan pemberontakan terhadap kekuasaanku! Ia pergi untuk mencari orang-orang diseberang lautan yang tidak senang akan diriku dan berniat melawan dan membunuhku agar ia tak perlu lagi membayar hutang kakeknya yang sudah sangat mencekik leher itu!”,suara datuk terasa bagai guntur yang menggelegar disiang hari ditelinga gadis itu. “A..pa?! Tak mungkin! Itu fitnah! Ikhwan tak akan berbuat seperti itu datuk, percayalah.. jangan mendengar mulut culas si Obul ini..”,belum lagi Hamidah berkata melayanglah tamparan telak mengenai pipi kirinya, plak!!.. Si penguasalah yang melakukan hal itu kepadanya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Berani-beraninya engkau menyangkal hal itu dihadapanku!”,maki si datuk barkonang. “Ampun..ampun datuk!”,mohon Hamidah meratap, pipi kirinya yang putih bersih telah memerah terkena tamparan telapak tangan datuk. “Saat engkau pergi tadi, Tohari dan asep telah mengacak-acak isi rumahmu Hamidah dan menemukan surat tulisan tangan nama-nama orang yang akan dikumpulkan kekasihmu dirantauan!”,Obul menunjukkan bukti surat tersebut pula pada Hamidah. Tak ada alasan untuk dapat mengelak lagi dari kenyataan, bahwa itu adalah memang tulisan tangan Ikhwan, kekasih dan tunangannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Jangan menyangkal lagi! Kekasihmu telah berada ditangan kami, Hamidah!”,datuk itu menyeret tubuh Hamidah ke ruangan kamar yang lain dimana kekasih gadis itu tergeletak pingsan dengan tangan dan kaki terikat erat serta mulut tersumpal pula. “Ikhwan..!!”,jerit Hamidah tertahan, bibirnya terasa kering sudah bagai dibakar, ia berharap semua ini hanyalah mimpi, tetapi itu memanglah sosok tubuh si Ikhwan. “Hukuman terhadap kekasihmu yang merencanakan pemberontakan adalah maut! Namun Obul telah berulang kali memohon kepadaku agar tunanganmu itu dapat diselamatkan dari hukumanku!

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Asalkan engkau memberi kami pilihan! Ikhwan hanya akan kami kurung dan terbebaskan dari hukuman mati dan semua hutang kakekmu terlunasi jika engkau sudi menebusnya dengan tubuhmu ..hanya malam ini sampai matahari pagi mulai terbit esok hari”,lanjut penguasa lagi terang-terangan. Hamidah terjebak dalam kesulitan yang teramat pahit, tubuh indahnya menggigil bergetar, semua pasang mata di kamar besar itu tertuju kepadanya termasuk dua centeng yang menculiknya tadi, yakni Tohari dan si asep, lama bunga desa ini termenung dalam kekalutan pikiran atas keselamatan kekasihnya yang tercinta.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Lamat-lamat akhirnya gadis itu mengangguk perlahan sebagai jawaban atas persetujuannya, meskipun dengan sangat berat hati. Pekatnya malam tidaklah sepekat hati Hamidah, si bunga desa yang masih muda belia dan sangat cantik parasnya ini, sebab kini dalam keheningan sang malam yang menyelimuti kawasan desa kekuasaan datuk, disamping ranjang besar gadis itu berdiri diapit oleh Obul dibelakang serta datuk didepannya, kerudung putihnya direnggut oleh tangan Obul dari belakang dan tergerailah rambut hitam lebat gadis itu yang seketika jatuh dipundaknya, rambutnya memanjang melewati pundak belakangnya, sungguh indah dipandang mata.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dari depan datuk membuka busana yang dikenakan Hamidah hingga terlucuti hingga ke mata kakinya. Semua terpana takjub melihat tubuh gadis itu yang kini tinggal mengenakan kutang dan sempaknya,betapa tidak! Tubuh gadis itu ramping namun sangat padat berisi, pusar dan perutnya terlihat rata serta berkulit putih tanpa cacat dan cela sama sekali. Hamidah tertunduk malu diselingi isak tangisnya yang tertahan, tak biasa ia diperlakukan seperti ini sebelumnya, selama hidupnya baru kali ini tubuhnya dilihat lelaki, tak hanya satu.. tapi empat orang! “Bagus Obul! Sekarang buka kutangnya juga!”,perintah datuk yang langsung dilaksanakan oleh orang kepercayaannya itu. Kutang itu telah jatuh kelantai kamar, semua melihat bagian dada gadis itu yang telah terbuka, tampaklah kedua belah payudara nan begitu indah bentuk dan lekukannya disertai dengan hiasan putingnya yang berwarna merah muda.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Obul, Tohari dan asep tak berani mengeluarkan suara sedikitpun karena akan mengganggu kesenangan datuk penguasa itu, mereka hanya menelan ludah perlahan dengan masing-masing jakunnya turun naik menatapi kemolekkan buah dada gadis belia tersebut. Hamidah ingin menyilangkan tangannya didepan dada untuk menutupi payudaranya, tetapi tangan Obul mencegah niatnya itu, gadis belia itu semakin tertunduk berurai air mata lagi. Kini tubuh setengah telanjang gadis itu direbahkan diatas pelataran ranjang bersprei putih itu dan tetap diapit depan belakang oleh datuk dan si Obul, diam-diam Obul celegukan memandangi payudara gadis ini yang dulu menolak cintanya mentah-mentah, namun kini tak berdaya dalam kekuasaan dan cengkeraman penguasa dan dirinya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Panggul gadis desa yang mulus itu ditaruh didada berbulu Obul yang kontet, bak sudah dicucuk hidung, Hamidah hanya menuruti saja tubuhnya digerakkan dan dibentuk sedemikian rupa hingga kini belakang kepalanya terhimpit dikasur dan seluruh tubuhnya yang selangkangannya masih tertutup sempak hanya bertopang pada kedua pundaknya kiri dan kanan, sementara kedua belah kakinya yang masih mengenakan selop itu terjurai sejajar keatas.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dengan jari tangannya yang gemetar dideru nafsu Obul melucuti sempak Hamidah melalui kedua kakinya yang menjulang tinggi diatas kasur, lalu kedua betisnya yang putih mulus dan halus itu dicengkeram erat-erat oleh tangan Obul untuk kemudian dibuka mengangkang seperti kaki katak, setelah kedua selopnya dilepas, kini sempurnalah sudah ketelanjangan gadis belia cantik ini memperlihatkan seluruh bagian di tubuhnya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dalam posisi sedemikian rupa, keempat lelaki itu kini dapat melihat seutuhnya bagian-bagian terlarang dari si kembang desa, sementara gadis itu sungguh merasa malu demi mengetahui tubuhnya yang telanjang menjadi tontonan gratis dan menarik bagi lelaki-lelaki itu, sedu sedannya tak juga berhenti meratapi nasibnya yang malang. Kedua belah paha Hamidah terbuka sudah menampakkan bagian yang paling pribadi ditubuhnya, selangkangannya dihiasi oleh dua lubang keintimannya, lubang yang tampak segaris nan dihiasi oleh bulu-bulu halus itu adalah lubang kemaluannya, selama ini ia hanya mempergunakannya semata-mata menuntaskan hajatan untuk pipis saja, lubang yang satunya lagi adalah lubang anusnya nan digunakan untuk pelepasan.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Kedua lubang itu berwarna merah muda dan terukir indah disela-sela pahanya. “Hmm..benar-benar indah.. dan juga wangi..”,puji datuk demi melihat kemaluan dan pantat dara itu sambil sesekali membaui selangkangan gadis muda belia nan cantik itu. “Dan semuanya hanya untuk datuk..”,sembah Obul kepada datuk. Tubuh Hamidah seperti telah menjadi ajang pertaruhan tebusan atas keselamatan nyawa kekasihnya dan berhak diperlakukan sesuka hati. Bagaikan diperhamba saja, kedua ibu jari kekar milik si datuk dengan leluasa membuka perlahan kedua belah bibir kemaluan Hamidah seperti orang yang sedang membelah duren, aroma khas yang terpancar dari dalam lubang intim gadis itu semakin nyata dihidungnya, seiring dengan terbukanya area belahan dalam liang untuk sanggama milik si bunga desa ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Terlihatlah isi bagian dalam lubang surganya yang berbentuk celah daging merah menyala, dan yang membuat hati datuk itu menjadi senang adalah tatkala ia menemukan selaput dara Hamidah masih menjaga dengan utuh jalan masuk kedalam liang kemaluannya nan memukau. “Betapa bodohnya engkau Ikhwan..punya tunangan secantik ini kau sia-siakan hanya demi adat dan tata krama yang kaku.. sehingga kau tak berkesempatan lagi untuk menjadi yang pertama bagi gadismu sendiri..kasihan sekali engkau Ikhwan..karena keperawanan gadismu inilah yang pertama kali akan kucicipi..akulah lelaki pertama yang akan menundukkan gadismu.. yang akan membuatnya akan selalu mengenang malam ini dalam hidup dan kehidupannya..hehehe Hamidah..engkau akan jadi milikku sekarang!”,gumam si datuk penguasa didalam hati.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Telapak kaki gadis ini bergetar ketakutan dalam cengkeraman tangan Obul yang terus memegangi agar posisi kaki indah Hamidah tidak berubah sama sekali, sekilas lelaki kontet yang buruk rupa itu teringat saat mengamati gadis yang diam-diam telah dicintainya ini sedang pergi ke sawah melewati pelataran, ia sering melihat telapak kaki indah ini melangkah di pematang sawah dan meninggalkan jejak-jejak mungil disana, juga saat gadis ini sedang pipis di sungai, Obul selalu mengintip setiap ada kesempatan dan selalu hanya bisa membayangkan dari jauh bentuk kemaluan gadis ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Namun kini ia dapat melihat dengan jelas telapak kaki dara belia nan cantik ini dengan sepuas hatinya dari jarak dekat tengah mengangkang dihadapannya dan datuk, serta menyaksikan dengan jelas pula bagaimana bentuk lubang kemaluan Hamidah tanpa harus capek-capek mengkhayal lagi. Sebenarnya dalam lubuk hati Obul yang paling dalam tidak rela gadis ini terjatuh ketangan datuk penguasa, namun demi kesetiaannya kepada si datuk, dengan sangat berat hati ia berusaha menenangkan hatinya sendiri merelakan gadis yang dicintainya ini dipersembahkan untuk kesenangan tuannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Tenang Obul, nanti engkau juga akan kubagi selepas ini..”,itulah jawaban datuk yang sepertinya tahu apa nan tengah berkecamuk dalam hati lelaki kontet ini seraya mendekatkan mulutnya ke celah kemaluan Hamidah, mengeluarkan lidahnya dan mulai menjilati lubang sanggama gadis itu dengan lahap. Dijanjikan seperti itu membuat Obul makin bersemangat melaksanakan tugasnya mencengkeram kaki indah si gadis desa, sementara datuk melaksanakan aksinya mengulas lidahnya kedalam liang kegadisan dara belia ini. Apa yang dirasakan Hamidah adalah sesuatu yang aneh mengalir dalam darah ditubuhnya, suatu rasa baru yang perlahan-lahan semakin mengusik kalbunya, membangkitkan gairah kewanitaannya, membelai lembut urat-urat keperawanannya nan berkutat mendesak birahi mudanya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Arus syahwat yang mengusap keintimannya itu tambah lama menguat membobol dinding-dinding pertahanan nafsunya sendiri, sekian lama bertahan anunya diolesi lidah lelaki gemuk yang tinggi besar ini, membuat kakinya semakin menggigil, akhirnya gadis itu melepaskan bendungannya dalam ribaan cairan lendir kegadisannya nan mulai membasahi isi liang sanggamanya. “Nngghh..ouhh”,perlahan mulai terdengar desahan Hamidah diantara rengkuhan kedua lelaki ini, sementara Tohari dan asep, kedua centeng itu tak tahan pula menyaksikan adegan tersebut, mereka berdua serta merta mengeluarkan batang pelirnya dari dalam sarung untuk kemudian mengocok-ngocok dengan tangan mereka masing-masing sambil terus menatap tontonan gratis tersebut. “Mmmmhh..srut..srut..enak sekali kemaluanmu sayanggghh..”,puji datuk disela-sela ritual jilatannya pada vagina gadis itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Lidahnya mulai merambah kearah muara kemaluan gadis itu yang berlabuh di umbai itilnya nan merupakan bagian penting dalam tubuh wanita yang sangat berperan untuk kesempurnaan hubungan intim, kelentit wanita muda itu dijilati turun naik, kiri kanan dan kadang berputar, datuk benar-benar telah tahu titik kelemahan dari keintiman si bunga desa ini. Lidahnya seakan bermain menarik dan mengulur mendera siksa birahi keperawanan Hamidah yang mulai terjangkiti rasa gatal dikemaluannya nan semakin hangat dan memanas ingin segera digaruk dinding lorong bagian dalamnya itu, habislah sudah pertahanan gadis itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Ohh..mmhhh.. nnggh..”,semakin jelas desahan si bunga desa ini, Obulpun sudah sangat terangsang sekali akan tubuh telanjang Hamidah yang tengah dicucupi vaginanya oleh datuk, tapi ia berusaha menahan walaupun merasa begitu tersiksa sekali, pelir dalam sarungnyapun sudah menggeliat-geliat dalam kepitan pada panggul gadis itu mendesak-desak pinggul Hamidah. Lendir vagina gadis cantik itu semakin banyak keluar dari dalam liang keintiman yang masih perawan ini dan baru kali ini terjamah oleh lidah lelaki, yakni si datuk yang beruntung malam ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Tanpa sadar Obulpun mengeluarkan lidahnya dan menjilati lubang anus Hamidah yang sedari tadi tampak kembang kempis berkedutan, kini wajah kedua lelaki itu memenuhi selangkangan gadis itu yang terbuka lebar seperti berebutan laksana dua serigala lapar yang tengah berbagi ‘jatah’ daging korbannya nan sudah tak berdaya ini. “Maafkan aku datuk..aku tak tahan lagi..gadis ini terlalu memikat hatiku datuk..mmhh.. ohh.. lubang pantatnya.. ss..sedap sekalii..sihhh..”,sadar Obul dari kelancangannya mengambil giliran. “Mmmhh..srut..tak apa Obul..tak apa..mmh..srut..sshh..”,datukpun tampaknya sudah tak peduli lagi akan Obul, ia terus memusatkan pikirannya pada birahinya sendiri menyeruput lubang surga gadis itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Datuk..aku ingin menjilati kemaluannya juga..sshh”,pinta Obul yang mengiba dalam birahinya, datukpun segera membangunkan tubuh Hamidah, tubuh telanjang gadis belia itu kini dipaksa berlutut menduduki wajah Obul yang terbaring menelentang dikasur, lubang selangkangan Hamidah tepat berada dalam mulutnya, kini ia dapat menjilati vagina gadis yang masih perawan ini pula, sementara datuk juga berlutut sambil memeluk tubuh gadis itu bagian atas, menciumi bibir gadis itu, memasukkan lidah kedalamnya dan bermain-main disana seraya tangan kanannya mengusap-usap serta mulai memilin-milin puting merah muda payudara kiri milik gadis itu yang menggantung didadanya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dari bawah hidung Obul seakan tenggelam dalam rimbunan jembut terlarang gadis bunga desa cantik ini dan tak henti-hentinya menjilati klentit Hamidah yang merekah dalam ketelanjangannya dengan rambut tergerai-gerai, mata gadis itu mulai sendu mendayu-dayu sayu dalam linangan hasrat nikmat pemanasan di ritual malam pertamanya ini. “Pelan Obul..pelannn.. hati-hati..nanti keperawanan gadis ini hilang oleh lidahmu..sayang khan?”,pesan datuk kepada Obul yang berusaha menusuk-nusukan lidahnya kedalam lubang vagina dara belia itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Iyahh..datuk..maaf..hmmm..srut…habis vaginanya enak banget nihh..jadi lupa kalau dia masih perawan..ssshhh…mmmhh”,jawab Obul dari bawah, segera dibukanya lubang surga Hamidah dengan jarinya, takut-takut kalau selaput dara gadis belia cantik ini telah kebablasan termakan oleh lidahnya sendiri saking tak kuasa menahan nafsunya. “Tenang..datuk..masih ada koq nihh..”,sanggahnya diantara mulutnya yang tertutup oleh kedua belah paha sang dara jelita. Lelaki penguasa itu semakin ganas pula memanasi gadis belia cantik itu, ciumannya turun sudah kebelahan dada Hamidah dan mulai mengemot kedua belah payudara gadis itu bergantian kiri dan kanan sehingga membuat gadis itu mulai merem melek, dari mulutnya keluar desahan yang mendesis seperti orang yang sedang kepedasan.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Ssshhh..ouhhh..ssshh..aahhh..jangan ouh..shhh..sudahh..ahhh”,rengek Hamidah yang membuat keempat lelaki itu semakin bernafsu saja, bahkan asep dan Tohari tambah semangat mengurut-urut pelirnya masing-masing, tapi percumalah tampaknya, biar bagaimanapun harus dituntaskan pula lewat persetubuhan daripada hanya didapat dari kepuasan melihat saja. Untuk itulah asep dan Tohari segera bergabung mengapit tubuh telanjang Hamidah dari kiri dan kanan, asep memaksa tangan kanan gadis manis itu untuk menggenggam batang pelirnya yang mengacung sejak tadi itu, dibimbingnya jari jemari si bunga desa ini bagaimana mengurut serta mengocok-ngocok batang kejantanannya itu. Hamidahpun terkesiap saat pertama kali memegang kepunyaan lelaki, tapi tak berlangsung lama, sebab dikirinya sudah ada Tohari yang juga meminta tangan kirinya mengocok-ngocok batang kemaluannya juga. 

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dalam sekejap kedua batang pelir sudah berada dalam genggaman tangan dara muda belia ini, jari jemarinya yang lentik nan biasa digunakan untuk memetik batang padi disawah kini telah berubah fungsinya mengambil alih untuk melayani kedua centeng itu sambil tubuhnya tak henti-hentinya dicumbui oleh si datuk dan si Obul. Penguasapun tak mau kalah, ia menundukkan kepala gadis kembang desa ini dan menyorongkan pelirnya yang tampak paling besar diantara mereka berempat. “Ayo jilatin punyaku..Hamidah”,paksa si datuk yang walaupun bertubuh gemuk tapi mempunyai kemaluan yang besar dan perkasa, gadis itu panik, tak pernah ia melakukan hal itu, ada nada penolakan dari wajahnya, tapi tangan penguasa telah ketat mencengkeram batok kepalanya. “Ampun datuk..jangan deh..yaa?”,mohon gadis itu memelas.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Harus! Ayo buka mulutmu! Cepat! Atau mau kekasihmu mati?!”,ancam si penguasa Dara itu ketakutan dan segera membuka bibir mulutnya yang mungil nan langsung dihujamkan oleh pelir si datuk itu, dalam sekejap mata ujung pelir yang berbentuk seperti kepala jamur itu dan separuh batangnya memenuhi isi dalam mulut gadis belia ini. “Ssshhh…aahhh..hangaaat..”,puji datuk lagi mendapati pelirnya yang separuh terbenam kedalam mulut mungil Hamidah. “Mmmppphh..hofff…hmmpph..”,dara cantik itu telah menungging posisinya kini dengan mulut penuh oleh pelir sidatuk dan kedua tangannya masih tak lepas mengocok-ngocok pelir asep dan Tohari kiri dan kanan, tangan asep dan Tohari kini meremas-remas kedua bukit payudara gadis si bunga desa ini yang tergantung indah itu serta memilin-milin puting merah muda yang sudah basah dikemot oleh ludah si datuk. Obul yang tadi rebahan dibawah bangun dari posisinya dan duduk bersila dibelakang pantat gadis itu yang sedang menungging, kini ia lebih jelas membuka kembali lubang vagina dan anusnya Hamidah untuk dijilatinya kembali dan setiap kali ketiga lelaki itu memberi kenikmatan pada tubuh gadis belia tersebut, Obullah yang harus menanggung resikonya kebanjiran lelehan cairan nikmat surgawi dari vagina dara belia cantik itu dimulut dan lidahnya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Iya..begitu..teruss..teruss ouwhh..”,datuk barkonang mendesah dalam buaian mulut dara belia ini yang terus menjilati tonggak kejantanannya yang mengkilap-kilap basah oleh air liur Hamidah nan terus menjalari hangat diseputar penisnya. Kepala gadis itu masih dalam genggamannya dan dengan gerakan-gerakan dari tangannya membuat wajah gadis itu mengulas batang pelirnya sekaligus memberi arahan agar dara belia itu belajar bagaimana caranya melayani lelaki dalam permainan asmara penuh paksa ini, bagaikan terseret-seret kepala Hamidah kesana kemari mengitari penis si datuk yang berwarna sawo matang ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Apa yang dirasakan dara belia cantik ini adalah rasa mual karena sama sekali belum terbiasa menjilati dan mengulum kemaluan lelaki, baginya penis si datuk begitu menjijikan dimulut mungilnya, apalagi aroma baunya sangat kentara dihidungnya yang bangir, tetapi si lebai mayang ini tak mempunyai pilihan lagi ketimbang tunangannya harus meregang nyawa ditangan mereka. Wajah cantiknya seakan terpendam dalam rimba belantara jembut penis lelaki itu dan dagunya bertopang pada kedua biji pelir datuk yang tergantung penuh keperkasaan ini dengan hampir semua batang kejantanan masuk kecelah bibirnya nan mungil menembusi kerongkongannya sudah, semua ini rela dilakukannya demi keselamatan Ikhwan, kekasih sekaligus tunangannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Puas memerawani mulut dara belia ini membuat datuk sudah sampai pada saatnya untuk segera melaksanakan haknya sebagai seorang lelaki terhadap perempuan ini, anak buah datuk ini sebenarnya sangat banyak, namun kini ia memerintahkan ketiga anak buahnya yang sangat beruntung sekali dapat menjadi orang kepercayaannya malam ini untuk menyiapkan ke arah tahap keintiman yang lebih dalam lagi. Kini tubuh telanjang gadis muda belia nan cantik itu ditelentangkan dengan kedua tangan dan kakinya dipegangi oleh asep dan Tohari, jadi asep kebagian memegangi tangan dan kaki kanan korbannya, sedangkan Tohari memegangi pula tangan dan kaki kiri Hamidah.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dengan perintah langsung dari datuk, kedua belah kaki gadis ini diangkat dan dipentangkan melebar, asep mencengkeram pergelangan kaki gadis malang ini dengan tangan kanannya,sementara tangan kirinya ia tekankan kepergelangan tangan kanan si kembang desa yang sudah tak berdaya ini dan telah pasrah menuruti kehendak semuanya. Tak tahan dengan kemulusan kaki si dara cantik, asep mendekatkan telapak kaki korbannya kemulutnya sehingga kaki dan paha gadis itu semakin tinggi dan terkuak mengangkang, serta merta jari-jari kaki Hamidah di ciumi dan dijilati, bahkan jemari kakinya di hisap-hisap dengan mulutnya, rupanya asep ini adalah seorang lelaki yang suka sekali akan kaki perempuan dan ia takkan segan untuk menikmati hasratnya itu kepada kaki korbannya ini yang telah tersedia baginya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Telapak kaki Hamidah seketika menggeliat meronta, tetapi cengkeraman asep begitu kuatnya membuat gadis ini kembali jatuh dalam ketidakberdayaannya sebagai seorang wanita lemah yang dipaksa untuk melayani lelaki-lelaki penguasa itu. Tohari yang melihat ulah temannya itu menjadi kepingin pula menciumi kaki gadis desa ini, maka kaki kiri Hamidah menjadi ajang pelampiasan hasrat kebinatangannya. Dibauinya aroma sembab yang masih melekat dikaki dara belia itu yang tadinya sehabis mengenakan selop, masih kentara sekali bau kaki indah si bunga desa ini dan ia berbuat hal yang sama pula mengikuti perlakuan si asep pada jari jemari indah nan menawan di kaki Hamidah.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Obul disuruh mengambil posisi diatas kepala Hamidah yang terbaring, ia sejak tadi memang belum kebagian penisnya untuk dilayani gadis yang sejak lama diidam-idamkannya itu, maka mendapati wajah manis gadis belia cantik nan terkulai dengan rambut terurai di sprei putih itu, ia tak kuasa lagi terbakar oleh nafsunya yang menyala-nyala. Penisnya sedikit berbeda tipis besar dan panjangnya dengan datuk, meskipun tubuhnya agak kontet, ia berlutut sambil duduk setelah menelanjangkan diri menyusul yang lainnya nan sudah terlebih dahulu melepaskan busana masing-masing.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Keempat lelaki dan seorang perempuan ini sudah polos dalam keadaan tak sehelai benang lagi menutupi tubuhnya masing-masing, rata-rata semua bentuk bugil lelakinya begitu kekar mengapit si dara muda ini. “Hamidahh..ohh..isap penis kanda sekarang juga!”,perintah Obul begitu jelas dan tegas ditelinga gadis yang tercantik didesanya tersebut. Hamidah tengadah dan melihat sorongan kepala kejantanan Obul, perlahan ia membuka mulutnya pasrah dengan hati berat dan sangat terpaksa menerima penis lelaki si buruk rupa itu. “Mmmhhh..”,demikianlah erang gadis itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Keluarkan lidahmu sayang…ahhh..aku telah lama menanti saat ini..”,pinta Obul diantara nafsu yang mengelegak didasar sanubarinya, lidah mungil merah muda Hamidahpun terjulur mengulas kepala jamur lelaki kontet tersebut dan mengenai tepat dilubang kencingnya Obul. “Uuhhhh…ahhhh..uuaaahhh”,geram si kontet ini saat mulut gadis itu mulai menelan tonggak kemaluannya, kedua tangan Obul segera membejek-bejek kedua buah dada Hamidah yang seukuran mangkuk telapak tangannya nan kekar ini, merasai kenyalnya daging montok payudara dara belia yang dicintainya ini. Puting susu merah muda gadis itu yang mulai tegak mengacung di pelintir-pelintir oleh ibu jari dan telunjuk Obul membuat bunga desa ini menggeliat dalam syahwatnya. “Ommmpphh..hophh..ssshhpp..”,bagai kepedasan mulut gadis itu melenguh mengulum batang pelir Obul diantara semua sensasi ditubuhnya yang dipanaskan oleh tiga lelaki sekaligus.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Lalu apa yang sedang dilakukan penguasa terhadap dirinya? Ia kini berlutut tepat dihadapan kedua belah kaki gadis itu yang terkangkang akibat dipegangi oleh asep dan Tohari, dibukanya kembali bibir belahan surga itu serta matanya memandangi lubang kemaluan Hamidah yang sedikit merekah dan melihat selaput dara dara belia cantik itu masih bertengger disana, bentuk selaput keperawanan bunga desa ini seperti anak tekak dikerongkongan mulut dengan amandel yang mengitari jalan masuk kedalam vaginanya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Datuk barkonang mengocok-ngocok penisnya dihadapan kedua belah kaki perempuan cantik itu yang terbuka siap untuk dibuahi segera oleh lelaki. “Pegang kuat-kuat ya..!”,wanti datuk kepada ketiga orang kepercayaannya ini, tubuh gemuknya ia lekatkan diantara selangkangan korbannya yang dipaksa mengangkang itu, kepala penisnya datuk diarahkan tepat ditengah-tengah lubang kemaluan gadis bunga desa ini yang sudah basah lagi oleh cairan kewanitaannya. Hamidah seperti tersadar akan dirinya, ia berusaha meronta menggeliatkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan tak ingin datuk itu menjadi yang pertama menyetubuhi dirinya, sebab ia tadi sudah sempat ngeri akan ukuran kejantanan dari sang penguasa membuat ia tak dapat membayangkan apa jadinya nanti bila liang surganya harus Ikhwanuki tonggak daging seperti itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Tolong datuk pelan-pelan memerawaninya ya?”,pinta asep yang semakin erat mencengkeram kaki dan tangan gadis belia nan malang itu. “Iya datuk..gadis ini masih perawan..tentunya akan sakit sekali lohh..”,sambung Tohari juga seraya mengencangkan tenaganya memegangi tangan dan kaki si bunga desa yang cantik mempesona ini. “Kalian tak usah mengguruiku! Aku juga tau apa yang harus kulakukan!”,sergah datuk agak sedikit naik pitam seolah anak buahnya lebih pintar saja darinya dalam urusan jepit menjepit paha perempuan. “Ampunn datuk..”,jawab keduanya berbarengan. “Mmmmphh…oammphhh..ammmpphh!”,erang Hamidah dalam sumpalan pelir Obul, ia merasakan sekali kepala penis datuk sudah lekat dipintu masuk lubang sanggamanya dan siap untuk segera memulai ritual persetubuhan kepada dirinya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Uhh..benar-benar sempit banget vagina gadis ini..”,keluh penguasa ketika mulai menekan kepala jamur kemaluannya kedalam belahan daging berbulu basah milik si bunga desa nan cantik ini. Hamidah mengerang-ngerang kesakitan,beritaseks.com tubuhnya yang polos itu bergetar-getar meliuk-liuk melawan maksud si datuk yang berkeinginan menyebadaninya. Tapi cengkeraman ketiga lelaki anak buahnya teramat kuat diantara deru nafasnya yang tersengal-sengal menenggak penis Obul nan belum terlepas, tampaknya itu adalah siasat lelaki itu untuk meredam mulutnya saat pertama kali diperawani.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Obul tak tega melihat kejadian itu, tapi kekuasaan datuk tak dapat ditawar lagi, iapun berusaha menenangkan si gadis muda yang tengah diperkosa ini. “Sabar ya Hamidah sayang..jangan dilawan..memang sakit untuk yang pertama kali..tapi lama kelamaan enak koq.. percayalah pada kandamu ini.. yang..”,begitu hiburnya sambil tak henti-hentinya kedua tangannya memijiti kedua belah payudara gadisnya ini dan berharap supaya dara belia itu dapat semakin terangsang mengeluarkan cairan pelumas di lubang vaginanya, namun sungguh ajaib, kata-kata itu akhirnya merasuk dalam hati Hamidah yang tengah melawan rasa sakit nan sedang melanda dirinya. Bunga desa itu seakan bisa membaca ketulusan hati Obul kepadanya dari perlakuan ini disaat ia tengah menghadapi penderitaan, lelaki buruk rupa ini memberikan perhatian yang lebih dibanding ketiga lelaki lainnya yang seakan tak peduli akan jeritan kesakitannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Sementara itu berkali-kali pelir datuk belum juga berhasil terhujam kedalam belahan daging bilik sempit kepunyaan siperawan desa ini, setiap kali ia menekan panggulnya ke selangkangan gadis itu, pelirnya selalu meleset-leset kesamping kiri kanan belahan bibir vagina Hamidah atau keatas menghujam umbai itilnya nan berbulu basah dan kebawah menyodok lubang duburnya, selalu begitu, padahal keringat ditubuhnya sudah semakin banyak membasahi tubuh tambunnya yang sedikit botak itu dan setiap kegagalan si datuk untuk menembusi lubang vaginanya itu membuahkan kesakitan yang amat hebat pada diri korbannya yang terkapar tanpa daya apa-apa lagi itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Perlahan karena tak tega menyaksikan penderitaan bunga desa itu lebih lanjut, Obul akhirnya mengeluarkan penisnya dari mulut Hamidah, demi melihat penderitaan gadis tersebut yang seakan tak berkesudahan ini, dengan jemarinya ia menjulurkan tangannya kearah selangkangan Hamidah dan membantu menguakkan bibir belahan kemaluan berbulu gadis impiannya ini yang terkangkang menghadap ketubuh si datuk, sementara asep dan Tohari malah melelet-leletkan lidahnya seperti orang yang kehausan menyaksikan bagaimana peristiwa saat seorang gadis yang untuk pertama kalinya diperawani oleh seorang lelaki.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Mereka tampak senang dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri kejadian malam pertama Hamidah si bunga desa yang tak kuasa melawan takdirnya nan semakin jelas akan terus dipaksa menyerahkan kesuciannya dalam tangan penguasa. “Silahkan datuk..saya sudah memeganginya..kesuciannya hanya untuk datuk..”,lirih Obul menunduk dengan jari-jarinya semakin kuat melebarkan belahan daging lubang surga si gadis desa yang merekah bak bunga yang siap dipetik dalam usia mudanya ini. Selaput daranya semakin membuka memerah basah oleh lendir vaginanya yang terus menggenangi belahan bibir keintimannya itu yang terhidang seluruhnya dihadapan penguasa lalim itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Aahh! Ampun datuk! pelan-pelan..sakit! Aduuhh perih ahh!..ampun.. jangan keras-keras..ouhhh mmmnnngghh mmmpph..!”,hanya itu permohonan Hamidah kepada datuk yang terus berhasrat tinggi sekali menggagahinya. “Terus..datuk..ayo! Tembusi saja vaginanya..buat ia tahu akan keperkasaanmu!”,asep memanas-manasi suasana tersebut dengan menyemangati datuk. “Iya datuk..masa kalah sih sama perempuan?..ia bukanlah apa-apa dibanding datuk..datuk memang perkasa..hidup datuk! Panjang umur datuk! Ayo gagahi segera..! Ia teramat cantik untuk dilewatkan begitu saja malam ini..”,Tohari juga ikutan memuji-muji datuk.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Semakin beringaslah datuk mendengar semangat yang dilontarkan kepada dirinya, hingga ia mengunci kedua belah paha Hamidah dengan kedua tangannya yang kekar lalu tonggak kejantanannya ia hujamkan secara keras dan kasar kedalam belahan daging legit merah gadis desa itu yang lezat tiada tara. Blesss…!! Kali ini tiada ampun lagi, lobang kemaluan dara belia nan sangat cantik sempurna tiada tara ini akhirnya berhasil menjepit ujung daging tonggak pelir kejantanan lelaki itu diiringi jeritan kesakitan gadis si bunga desa yang malang itu. “Arrggghh..!! Awwh!! Sakit datuk! Perih sekali..aduuhh! aduuuhh! Ampun..ampun!”,teriak Hamidah.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Pinggul dara itu menggelepar-gelepar seketika tak kuasa menahan sakit, lubang kegadisannya seperti ditusuk-tusuk oleh ribuan jarum dan pintu masuknya semakin terbuka menganga melahap kepala penis milik datuk yang usaha kerasnya membuahkan hasil menembusi vagina gadis belia itu dengan ujung penisnya. Barkonangpun mengeluarkan suara lenguhan panjang tatkala merasakan denyutan dan aliran kehangatan yang terpancar dari jepitan bibir liang sanggama dara itu membelai lembut kepala jamurnya nan sudah haus akan tubuh perempuan ini, sementara anak buahnya tetap memegangi tangan dan kaki Hamidah yang telah menjadi tawanan datuk malam itu. “Nnnhhh…nnnnhhh…”,lenguh datuk penguasa merasakan setiap sensasi jepitan daging kemaluan tunangan pemberontak ini, benar-benar nikmat sekali vagina si bunga desa yang cantik semata wayang ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Demi mengetahui penis datuk sudah terjepit oleh keintiman Hamidah, Obul segera melepaskan tangannya yang tadi turut membantu membuka bibir kemaluan gadis yang dicintainya itu dan langsung mundur teratur ke tepi ranjang. Datuk yang paling ditakuti di daerah itu tak berlama-lama lagi melepaskan kesempatan itu, dengan mengumpulkan tenaga perkasanya di usia senjanya itu ia sangat yakin sekali dapat mencicipi keperawanan si bunga desa ini, pinggangnya yang sudah terkepit oleh paha tawanan birahinya ini ia tekan lebih dalam lagi sehingga batang pelirnya semakin terpuruk kedalam lubang surganya para lelaki ini. “Aduhhh! Sakittt…! Perih…!! Datuk, ampun datuk! Ampunnn!”,jerit gadis itu tak digubris sama sekali oleh datuk, ia bahkan merasakan inci demi inci urat-urat batang penisnya menembusi kemaluan kembang desa yang tengah mekar-mekarnya diusianya yang telah matang dan layak untuk digauli ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Dirasakannya dinding kemaluan Hamidah begitu hangat nan lembut mengurut-urut dan membelai panas kejantanannya yang menembusi keperawanannya, juga gadis ini memang belum pernah disetubuhi oleh lelaki dan benar-benar masih perawan murni! Semua menyaksikan penyatuan paksa kedua tubuh yang berusia terpaut jauh itu dengan nafsu menggelegak di ubun kepala masing-masing yang mana lelaki berusia lima puluh tahun tengah menyetubuhi seorang dara yang berusia delapan belas tahun dan mempertontonkan adegan yang tak pantas dilihat oleh orang lain ini. “Uhh..uhh..benar-benar masih sempit dan peret ..juga legit pula..”,puji datuk disela-sela kenikmatan syahwatnya yang posisinya sudah diatas angin itu, yang lain hanya bisa membayangkan bagaimana rasanya ketika kemaluan mereka bertaut juga dengan kelamin si bunga desa ini. Perlahan-lahan namun pasti seluruh lorong dinding kemaluan gadis itu mulai penuh sesak terisi oleh urat-urat batang penis milik datuk penguasa yang tak dapat ditolak ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Obulpun tak tega melihatnya, ia sudah yakin tak akan pernah lagi menjadi orang yang pertama bagi gadis yang dicintainya ini, paling-paling ia hanya bisa menunggu gilirannya untuk mencicipi keintiman Hamidah setelah datuk dan itupun sudah tanpa keperawanannya lagi! Membayangkan semua itu membuat Obul geram juga dengan penguasa, tetapi ia tak mau kehilangan jabatannya menjadi orang kepercayaan datuk yang selalu bergelimang harta dan kekayaan untuk memuasi hidupnya. Diam-diam ia juga merasa masih menang dengan Ikhwan, kekasih gadis itu, sebab ia akan menyetubuhi Hamidah sebelum tunangan gadis itu mendapatkannya, hehehe..si datuk menyeringai penuh kemenangan, dirasanya seluruh batang penisnya telah amblas tertelan oleh belahan lubang intim Hamidah, kini tampak hanya buah pelirnya saja yang menggantung perkasa mentok diselangkangan gadis belia cantik ini, sementara tonggak kejantanannya sudah bersemayam didalam tubuh telanjang si lebai mayang.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Perlahan ia menarik penisnya separuh keluar, lalu ia benamkan lagi kedalam, ditarik lagi dan ditusuk lagi, semakin berulang dan semakin cepat pinggulnya ia kayuh ke dasar biduk-biduk celah keintiman gadis itu yang sudah terkoyak ini. Kini dari dalam belahan lubang kemaluan gadis desa yang menjadi tawanan birahi paksa ini mulai mengalir lelehan darah segar kesuciannya, tentu saja keperawanannya telah terenggut seiring dengan robeknya selaput dara nan selama ini telah dijaga serta dirawatnya dengan sangat hati-hati sekali untuk dipersembahkan kepada Ikhwan, sang kekasih tercintanya, namun kini terpaksa harus ia relakan bagi penebusan keselamatan tunangannya itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Asep dan Tohari melepaskan pegangan mereka terhadap tubuh gadis itu meninggalkan datuk yang telah mengunci paha si kembang desa ini dengan kedua ketiaknya sementara tubuh gemuknya sudah sepenuhnya menindih tubuh korbannya ini, dan selangkangan di kedua tubuh insan manusia yang berlainan jenis kelamin itu sudah menyatu dalam gelut permainan asmara paksa penuh nista berduru wiksa ini. Lelaki mana yang tahan terlalu lama untuk menyaksikan seorang gadis muda yang masih belia yang terbaring telanjang ini tengah disetubuhi dengan kedua belah kaki putihnya terbuka kedua-duanya, sementara di lubang surganya menancap pelir besar datuk penguasa pemetik bunga ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Demikian pula halnya dengan asep dan Tohari, mereka kembali mengocok-ngocokkan pelir mereka masing-masing seraya menatap vagina Hamidah yang terus dijejali batang penis sang penguasa bejat itu. “Aaahhh aku tak tahan lagi…!”,teriak asep disela-sela puncaknya, pelirnya yang ia kocok-kocokan sendiri telah memuntahkan air peju akibat dari tak kuasa menahan nafsunya manakala melihat tubuh dara belia cantik itu terhempas-hempas disebadani oleh tuannya dengan kedua payudaranya yang terlentang itu bergoyang-goyang memutar di dadanya yang montok menggemaskan itu. “Oooohhhhhh…aku juga sep!”,pekik Tohari bersamaan, dan memang itulah yang hanya boleh mereka lakukan setelah harus puas tadi sempat dikocok oleh jari-jari Hamidah yang lentik halus tersebut.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Cairan mani keduanya tertumpah ke lantai kamar itu, setelah itu keduanya menuju ke kamar sebelah untuk berjaga, terutama mengawasi Ikhwan, tunangan gadis desa itu yang masih terbaring tak sadarkan diri. Tinggal Obul yang masih setia ditepian ranjang menatapi si gadis pujaan yang selalu menjadi impiannya siang dan malam terhentak-hentak tanpa daya menggenapi takdirnya harus diperkosa oleh datuk penguasa durjana ini. Dilihatnya nafas keduanya memburu dalam senandung nada-nada birahi yang terus terlontar menebar pesona nafsu syahwat yang berkepanjangan bagi siapa saja yang melihatnya. Erangan dan rintihan Hamidah menjadi santapan penyemangat di telinga sang datuk untuk selalu mengemposkan pantatnya lagi, lagi.. dan lagi ke bagian intim yang paling pribadi tawanannya ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Gadis belia muda yang cantik ini menceracau tak jelas, samar-samar dari desahan bibirnya terucap nama kekasihnya, hal ini sama sekali tak diketahui oleh datuk yang tengah dikuasai hasrat badaniahnya,beritaseks.com namun Obul mendengarnya. Detik demi detikpun berlalu, menit demi menit juga demikian, bagi Obul itu adalah siksaan batin melihat tuannya yang semakin beringas dan ganas menyetubuhi Hamidah. Penguasa mencabut pelirnya, kemudian membalikkan tubuh telanjang yang telah berpeluh itu dengan tangannya memaksa kembang desa ini menungging, bongkahan pantatnya yang membulat padat berbentuk hati itu kini terjungkit keatas terhidang untuknya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Hamidah hanya menurut demi tertebusnya nyawa Ikhwan walaupun entah untuk berapa lama harus ia layani si datuk dan mengakhiri semua kejadian pahit ini. “Obul! Bukankah kau menginginkan gadis ini lebih dari aku? Seperti yang pernah kau mohonkan padaku? Kenapa kini kau hanya diam saja?”,tanya datuk melihat Obul yang hanya termangu disudut ranjang beralas putih ini yang sudah berceceran keringat yang bercampur dengan lendir dan bercak darah keperawanan Hamidah. “Ampun datuk..hamba menunggu datuk selesai..”,Obul kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan tuannya itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Hahaha..Obul..dari tadi juga aku sudah selesai, kesucian gadismu ini sudah kurenggut sejak tadi, aku hanya menginginkan itu, tak lebih..kini kau boleh menikmatinya sekarang..”,datuk malah tertawa dibuatnya. “Maksud datuk?”,tanya Obul tak mengerti. “Hahaha..Obul..Obul.. aku tak akan membuatnya hamil..bukankah engkau yang menginginkan anak dari rahimnya Obul? Ia kuserahkan padamu kini.. Hamidah menjadi milikmu sekarang.. terimalah..”,jawab datuk seraya beringsut dari posisinya memberi jalan kepada Obul, Hamidah yang menungging ini menjadi bergidik mendengar pembicaraan tersebut.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Sudah gilakah engkau Obul? Engkau dahulu sudah kutolak, aku sudi melayanimu hanya karena memandang datuk! Tak kusangka hatimu sebuas binatang!”,maki Hamidah sambil tubuhnya berusaha bangkit, namun datuk langsung mencengkram tubuh telanjang dara belia ini kembali dengan sepenuh tenaga. “Diam kau! Perempuan murahan! Kau rela diperkosa hanya untuk menyelamatkan kekasih dan tunanganmu yang lemah itu! Sekarang apa?! Ia hanya bisa terbaring tak berkutik tanpa dapat menolongmu! Hahaha…”,balas Obul yang menjadi geram karena kecemburuannya terhadap Ikhwan, Hamidah hanya setia pada kekasihnya ketimbang dirinya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 “Ampun datuk! Lepaskan aku dari tangan sijelek ini, aku tak sudi! Tak sudi! Ia keparat yang pencemburu.. ia tak menyukai pertunangan kami..ampun datuk..haph!”,belum sempat gadis itu menyelesaikan ucapannya, datuk segera menjejali mulut mungilnya dengan batang pelirnya. “Aku belum selesai! Hisap punyaku ini, cepat!”,perintah datuk sambil menyodok-nyodokkan selangkangannya ke wajah manis si kembang desa yang telah ternoda ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Erangan dara cantik itupun larut dalam redaman pelir kejantanan penguasa yang melesak dikerongkongannya. Obulpun sudah panas kupingnya mendengar makian Hamidah barusan, harga dirinya sudah semakin terinjak-injak, rasa cinta dan kasihannya kini berbalik menjadi kebencian yang amat sangat dan ingin memberi gadis ini pelajaran atas hinaannya itu. Lelaki kontet yang buruk rupa itu menempatkan tubuh bugilnya dibelakang pantat gadis desa cantik tersebut nan masih menungging menyedot-nyedot pelir datuk penguasa tersebut dan tak sadar akan bahaya tersebut, walau melalui lirikan matanya yang sembab basah oleh isak tangis ia melihat Obul sudah tak ada lagi ditempatnya lagi.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Diambilnya seutas tali, lalu ia mengikat tangan Hamidah kebelakang punggungnya dengan dibantu dipegangi oleh sang datuk, semakin tak berdayalah si bunga desa ini dibuatnya. “Memang betul aku iri dengan Ikhwan, karena ia berhasil menaklukkan hatimu, sedangkan aku? Sudah dua kali ini engkau menyia-nyiakan cintaku yang sedemikian tulus dan suci ini, kenapa kau tidak mau menerima aku sebagai kekasihmu? Aku memang berwajah buruk, tetapi aku tak sudi dihina olehmu! Biarlah aku hanya akan mendapatkan tubuhmu..aku akan menyetubuhimu sampai pagi nanti! Agar engkau akan selalu mengenangku..aku akan membuahi rahimmu, Hamidah! Semua ini telah kurencanakan dengan matang, malam ini memang saatnya takdirmu untuk menjadi milikku seutuhnya secara badaniah telah tiba, dengarkah engkau? Hahaha..”,tawa Obul kini membuat Hamidah menjadi bergidik, kepalanya terpuruk menahan berat badannya dengan kedua tangan terikat tak berdaya kebelakang, pelir datuk masih menghujam di bibir mungilnya, gadis itu hanya bisa melenguh dan mendesah meratapi nasibnya yang malang, air matanya mengalir lagi dikedua pipinya. “Arrgghh! Aku keluar..!!”,datukpun menyemprotkan air maninya didalam rongga mulut gadis desa cantik itu dan langsung tertelan oleh Hamidah, terasa asin dan mual ketika cairan peju sang datuk harus melewati kerongkongannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Sebagian ceceran sperma datuk meleleh membasahi sisi belahan bibir indahnya yang sensual itu, dan datuk segera membungkam mulut gadis itu dengan kain gombal kering dengan sangat ketat, setelah itu ia berpaling kepada Obul. “Selamat bersenang-senang Obul..hahaha aku benar-benar puas kau beri aku keperawanan gadis cantik ini..”,datukpun keluar kamar sambil tertawa-tawa riang meninggalkan Obul dan Hamidah. “Terima kasih datuk..”,Obulpun tak menyia-nyiakan kesempatan lagi, hari telah melewati larut malam, ia lalu menyiapkan batang pelirnya sendiri kearah lubang keintiman gadis cantik itu yang tertungging tak bergerak dengan kepalanya terpuruk dikasur menahan beban tubuh telanjangnya yang aduhai dimata Obul. Dengan kedua ibu jarinya ia membuka bibir vagina Hamidah, dilihatnya lobang gadis cantik itu sudah menganga akibat termakan oleh penis tuannya tersebut, selaput dara berbentuk anak tekak itu sudah tiada lagi disana, terkoyak habis sudah tercabik-cabik oleh penguasa durjana pemetik si bunga desa.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Kemaluan gadis itu masih tampak berceceran darah dan lendir sisa-sisa persetubuhannya dengan datuk akibat diperkosa tadi, namun hal itu semakin membuat pandangan Obul semakin nanar oleh niat jahatnya untuk menodai Hamidah. “Sekarang giliranku Hamidah! Tak peduli kau akan melayani dan memuaskanku atau tidak, aku akan menggaulimu terus sampai pagi hari menjelang nanti, karena aku tahu malam ini adalah masa kesuburanmu, kau harus memberikanku anak, aku mau seorang anak dari rahimmu sebagai hasil dari persetubuhan malam ini agar engkau akan selalu mengenangku dalam kehidupanmu..hahaha!”,kata-kata Obul laksana sebuah bencana maha dahsyat yang akan selalu menghantui gadis bunga desa ini, pelir yang sudah mengacung tegak dan tampak mengangguk-angguk itu dibenamkan ke dalam celah liang peranakan Hamidah. “Bless!!” Seluruh batang penis Obul langsung amblas masuk ke liang sanggama gadis itu sudah, dan tanpa tedeng aling-aling lelaki kontet itu membuat penisnya keluar masuk di sela-sela kemaluan Hamidah sambil merengkuh kedua payudara gadis itu yang menggantung padat dan ketat dari belakang dengan tubuh membungkuk bagai udang, Obul mulai menggagahi si bunga desa. “Ngghhh…nggghhh!”,rintih Hamidah tak jelas karena mulutnya telah terbungkam gombal. “Ohh.. betul kata datuk.. punyamu begitu lezat, manisku.. kau tak hanya cantik luar biasa.. namun lobang vaginamu juga legit dan peret, sayang”,Obul terengah-engah memacu pelirnya keluar masuk liang peranakan Hamidah yang monyong dan kempot tercolok-colok oleh kejantannya, sementara pinggul bunga desa itu terpuruk-puruk disodok lelaki kontet buruk rupa itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Tak terbayangkan bagaimana kesedihan dan kepiluan yang harus ditanggung oleh dara belia cantik si bunga desa ini, malam itu akan menjadi malam panjang bagi penderitaanya yang tak terperikan, tak ada lagi yang dapat diharapkan dalam hidupnya lagi, jika esok hari Ikhwan dibebaskan karena penyerahan dirinya, apakah lelaki itu akan mau menerima dirinya yang sudah ternoda ini, mengingat hal tersebut Hamidah hanya dapat memejamkan matanya yang sendu sembab dalam linangan air mata. Penis Obul yang keluar masuk ditubuhnya itu seakan mengaduk-aduk isi liang peranakannya lebih sakit daripada saat kemaluannya diperawani oleh datuk, sebab ia tahu lelaki kontet ini menggaulinya dengan maksud yang buruk melebihi harus kehilangan kesuciannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Tangan Obul meremas-remas payudaranya begitu ganas dan menyakitkan, tampaknya lelaki jelek itu tak pernah bercinta sebelumnya, jadi tidak tahu cara untuk menyetubuhi perempuan secara halus dan penuh perasaan, lagian wanita mana yang mau dengan wajah buruknya? “Hmm.. saatnya lobang pantatmu juga akan kucoba, manis.. aku memang bukanlah lelaki pertama bagimu.. tetapi aku akan menjadi pertama yang akan memerawani lobang pantatmu..sayangg..”, Obulpun mencabut pelirnya dari lubang surga Hamidah dan beralih membuka celah lubang diatasnya yang lebih sempit, kecil dan mungil itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Si buruk rupa ini segera meludahi celah lobang anus milik gadis belia cantik ini, menjilati dan menguakkan liang dubur itu sedemikian lebarnya membuat dara belia ini semakin menjerit kesakitan dan belum lagi penisnya dibenamkan ke bongkahan pantat tersebut, Hamidah sudah tak sadarkan diri. Tanpa jijik lidahnya menyeruak kedalam isi belahan anus gadis cantik ini, bahkan rasa manis yang diterimanya ketika celah pantat dara belia itu menempel dilidahnya dan memang dubur gadis muda begitu enak untuk dijilati, selain masih ketat dan kencang juga aromanya begitu khas kepekatannya. “Baguslah..jadi aku bisa mengoyak anusnya tanpa perlawanan..lagian berisik banget sih ini perempuan..”,gumam Obul membatin.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Ujung kepala batang penisnya diselusupkan kelubang anus itu berkali-kali, masih terpeleset-peleset, ia ludahi kembali bibir lobang pantat itu, dicobanya kembali menembusi dubur mungil nan merah menyala milik bunga desa cantik tiada tara ini,beritaseks.com masih gagal juga! Ia melumuri batang penisnya dengan air ludahnya cukup banyak, kemudian dicobanya lagi, terus.. dan berulang-ulang sampai kepala jamurnya berhasil terjepit di bibir kulit anus gadis tersebut. “Ohhh….”,desah Obul yang merasakan begitu ketat dan peretnya lobang pantat gadisnya ini, ditekannya kuat-kuat batang pelirnya hingga sudahsepertiganya terbenam, lagi didorongnya lebih kuat lagi lebih dalam, semakin dalam dinding anus gadis itu semakin lunak dan panas dirasa kejantanannya menyeruak isinya sampai akhirnya amblas semua ke dubur gadis desa ini. Setiap kali Obul menarik atau menusuk pantat Hamidah, belahan liang anus itu selalu menjadi kembang kempis seukuran pelir yang bergerak-gerak menyodomi dirinya, bahkan lelaki kontet yang buruk rupa itu semakin menambah irama sentakannya kearah bokong bulat padat kepunyaan tawanannya tersebut.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Masih tak puas juga setelah penisnya sudah berhasil keluar masuk dengan tak terlalu seret lagi karena lendir anus gadis itu sudah membasahi dinding pantatnya yang terbuka, lelaki itu memperkosa anus dan vagina Hamidah bergantian, kadang lubang kemaluannya yang dientot beberapa kayuhan setelah itu ke lobang pantatnya lagi, demikian juga sebaliknya. Lama kelamaan tubuh yang tertungging pingsan tersebut tak kuat lagi dipermainkan Obul, tubuh Hamidahpun jatuh kesamping kanan dalam posisi miring di ranjang. Dengan tangan kanannya diangkatnya kaki kiri dara belia ini melalui genggaman erat pada pergelangannya, lalu selangkangannya kembali dientot bergiliran antara lobang peranakan dan dubur gadis cantik itu. Tak hanya itu saja, tangan kiri Obul menjulur mempermainkan kedua payudara Hamidah dari samping seraya menjilati telapak kaki putih korbannya itu yang tak sadar lagi apa yang diperbuat lelaki kontet seterusnya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Kaki indah yang putih bersih itu telah menjadi miliknya kini, dalam genggaman tangannya kaki itu telah lunglai dan tak berdaya sama sekali dan sudah menyerah secara total kepadanya, sudah penuh air ludah Obul disekujur telapaknya. Menit demi menit berlalu meninggalkan decak-decak suara yang ditimbulkan dari pergesekan kelamin keduanya nan tengah menyatu itu, sudah tinggal Obul dan gadis itu dikamarnya, datukpun sudah tak kelihatan lagi batang hidungnya entah kemana, sementara asep dan Tohari dikamar sebelah mulai menyeret tawanan mereka yang lain, kekasih gadis itu menuju kearah kamar tempat Hamidah tengah dinodai si buruk rupa. Ikhwan ternyata sudah siuman, namun mulutnya dibungkam rapat-rapat oleh kain gombal yang berlapis dengan ikatan kain mengelilingi lehernya dan ia dalam cengkeraman kedua centeng penguasa itu dipaksa melihat tunangannya tengah diperkosa Obul. Sia-sia saja Ikhwan meronta, karena ikatan itu teramat kuat di tubuhnya, ia hanya menggeram marah tanpa berkutik menyaksikan tubuh lelaki kontet jelek itu nan leluasa menggagahi gadisnya ini, sementara Obul kini tertawa dengan penuh kemenangan. “Hahaha.. lihatlah gadismu ini sungguh perempuan murahan, meskipun ia menjadi bunga desa diseluruh kampung, tetapi ia bersedia menjual dirinya demi membebaskanmu hai pemberontak! Dan lihatlah kini, akulah yang berhak atas dirinya..dan bukan kamu Ikhwan! Saksikanlah tatkala benihku akan bersarang di dalam rahimnya..hahaha”,demikian kata-kata pedas yang terlontar dari mulut Obul kepada saingannya itu, kepada lelaki yang telah mencuri hati Hamidah dan menolak cinta kasihnya yang dahulu masih tulus. Pelirnya semakin diamblaskan ke lubang vagina gadis itu sampai mentok abis sudah dengan sekujur belahan daging merah berbulu basah milik kekasih Ikhwan ini telah penuh oleh linangan cairan persetubuhan, darah kesucian serta keringat keduanya yang berlelehan di sprei ternoda itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Laksana si cantik dan si buruk rupa, demikianlah perbedaan sepasang insan yang berlainan jenis kelamin itu telah larut dalam rajutan adegan birahi paksa di malam paling jahanam bagi kehidupan Hamidah dan kekasihnya ini. “Entot terus sampai pagi, Obul! Pacu terus vaginanya.. jangan sampai lepas..!”,seloroh asep menyemangati lelaki kontet itu yang pelirnya terus melumati liang peranakan gadis itu. “Betul, Obul! Kau harus bisa membuatnya hamil malam ini juga, sebab esok hari engkau akan kehilangan kesempatan lagi untuk itu.. perkosa gadis itu berulang-ulang agar pejumu dapat meresap didalam rahimnya..!”,tambah Tohari. Ia sungguh senang melihat adegan lelaki dan perempuan yang tengah bersetubuh, agaknya sudah sekian lama Tohari sering mengintip pasangan suami istri nan sedang berbuat intim dikampungnya saat malam sampai pagi hari dan ia lebih senang lagi mendapati pemandangan Obul dan Hamidah nan jelas dimatanya secara nyata tanpa harus mengintip capek-capek. Betapa terpukul hati Ikhwan mendapati kekasihnya yang tengah dilalap tubuhnya bergiliran oleh mereka para bajingan penguasa itu, sementara dirinya telah gagal untuk melawan kekuasaan dan sepak terjang mereka, rencana pemberontakannya telah diketahui, bahkan kekasih yang dicintainya ini jatuh dalam pelukan datuk cs ini.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Kenikmatan demi kenikmatan dari kehangatan tubuh kekasih tercintanya ini benar-benar dipertaruhkan untuk menebus keselamatan nyawa Ikhwan dan itulah pengorbanan yang tak diketahui oleh kekasih Hamidah nan telah terikat dengan perjanjian nista dalam satu malam panjang penuh durjana paksa dan kemaksiatan nan bejad. Tubuh Obul semakin ketat dengan selangkangan Hamidah yang kakinya bergoyang-goyang dalam cengkeraman dan hentakan yang dibuat oleh lelaki tangan kanan sang penguasa itu, nafas lelaki itu semakin memburu senada dengan gerakan maju mundurnya yang kian dipercepat. Sebentar-bentar Ikhwan melihat vagina gadisnya itu dirojok-rojok, sebentar pula anus tunangannya ini yang disodok, kesemuanya ini membuat pandangannya menjadi nanar dan berkunang-kunang dalam kemarahan dan kepiluan hatinya yang semakin dirasanya remuk redam. Obul sendiri begitu merasakan kenikmatan duniawi yang tiada tara dengan menyetubuhi gadis ini, semua hasrat terpendam, impian serta luapan nafsunya telah diarahkan sepenuhnya kepada tubuh bugil si kembang desa yang sangat cantik ini yang kini telah berada dipelukannya bak kejatuhan durian runtuh nan matang dipohon.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Hamidah memang teramat cantik untuk digauli olehnya, rasanya seperti mendapat dewi yang turun dari alam kahyangan, semua bentuk kesempurnaan tubuh wanita telah ada diketelanjangannya. Lelaki jelek itu kini menelentangkan tunangan wanita milik si pemberontak yang telah kalah itu, kemudian kedua kaki kekasih orang lain ini dipentangkan terbuka dengan sangat lebar, masing-masing pergelangan kakinya dipegang erat dengan separuh panggul dan selangkangan gadis belia itu terangkat dari kasur. Dalam posisi demikian celah kemaluannya terhidang dan semakin merekah membuka karenanya, Obul tanpa memegangi batang kejantanannya yang masih tegak menantang itu kembali menghujam kedalam vagina Hamidah lagi.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Seketika amblaslah penis si jelek itu yang telah membuka seluruh jalan masuk rahim korbannya yang masih sangat muda belia ini. Dahulu ia mengutarakan cintanya di saat Hamidah berusia enam belas tahun, dan ia selalu terbayang akan hal itu, sekarang dua tahun telah berlalu serta gadis ini telah berusia delapan belas tahun, kini lubang kemaluan gadis itu tidak hanya buat kencing saja, namun sudah dapat dipergunakan untuk memuasi nafsu kebinatangannya para lelaki. Panggul gadis itu telah menggantung terangkat keatas terkangkang dengan sepenuhnya, kejantanan Obul yang berurat masih menancap keluar masuk didalamnya, bibir vagina gadis itu semakin sembab dipandang mata karena terus digesek-gesekkan dengan tonggak pelir lelaki itu yang sudah terlumuri cairan lendir sanggama dari keduanya, apalagi Hamidah baru saja diperawani sehingga meninggalkan kelebaman pada bibir kemaluan luar dan dalamnya yang sudah terkoyak.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Gerakan Obul seakan mencabik-cabik isi didalamnya, penisnya serasa penuh sesak dalam basuhan lubang panas ditubuh dara manis ini, dirasanya puncak kenikmatan yang diraihnya semakin dekat ke tahap akhir. Namun lelaki itu segera mencabut keluar lagi penisnya dari lubang pelampiasan hasrat gadis desa nan menawan ini, tubuh kontetnya bertukar tempat ke arah kepala gadis itu terlentang, lalu kedua ketiak lutut Hamidah di tariknya sampai panggulnya berada diatas dan kepala gadis itu berada dibawah menopang berat tubuhnya sendiri. Dengan jepitan kedua kakinya yang berdiri diatas ranjang, Obul menjepit dan mengunci tubuh telanjang gadis itu sehingga gabungan tubuh keduanya membentuk huruf “S” dengan tubuh bugil lelaki kontet itu diatas dan Hamidah dibawahnya. Penis Obul lalu diselusupkan kembali ke dalam lubang sanggama gadis desa nan malang tersebut dan setelah penisnya amblas kembali, kini ia memompa tubuh telanjang gadis itu seperti orang yang tengah memompa ban sepeda, berdiri.. jongkok.. berdiri.. jongkok.. begitu seterusnya. Sungguh disayangkan sekali Hamidah masih tak sadarkan diri sehingga tak ada perlawanan sekali dalam posisi persetubuhan yang tak lazim tersebut, namun adegan itu membuat semuanya terhenyak heran.Beritaseks “Wahh.. koq bisa ya dientotin kayak gitu?”,bengong asep terpana. “Aduh.. Obul memang perkasa deh..sebab dia tau bagaimana cara menikmati perempuan muda yang cantiknya selangit ini.. biar aja si Ikhwan Cuma kebagian sisanya nanti..hahaha..”,ledek Tohari yang membuat Ikhwan semakin mengkerut dalam keputus-asaan, harga dirinya sebagai lelaki telah runtuh karena ia tak mampu menolong kekasihnya nan diperkosa sedemikian rupa oleh bajingan-bajingan tengik itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Obul tambah merajalela dalam membuahi rahim si kembang desa cantik ternama ini, penisnya semakin melesak-lesak mentok kedasar lubang kegadisan Hamidah yang sebelumnya telah terlebih dahulu kehilangan keperawanannya ini, bisa-bisa semuanya belajar dari lelaki kontet buruk rupa ini dalam mencari posisi sanggama untuk menyetubuhi perempuan cantik seperti bunga desa itu. Tidak hanya itu, jari-jari Obul ikutan mencolok-colok lubang anus dara itu yang sudah mengembang sejak menerima kejantanannya pula, mengorek dan mengaduk liang poros usus Hamidah yang terkulai pingsan tanpa perlawanan sama sekali. Terus memperkosa dalam keadaan demikian, membuat lelaki buruk rupa ini akhirnya menyerah dalam buaian kehangatan vagina korbannya dan tibalah saatnya ia harus melepaskan keperjakaannya pula diantara jepitan paha wanita belia nan cantik mempesona ini. Tubuh Obul semakin menekuk luruh, dirasanya seluruh otot-otot badannya menggelinjang dalam desakan arus birahi yang mendesak-desak pembuluh darahnya nan berpusat di kelenjar lelakiannya, siap untuk meledak seiring luapan nafsu yang selama ini terpendam pada Hamidah, bunga desa yang ditaksirnya nan selalu hadir dalam setiap mimpi indahnya, dalam setiap nafas terucap namanya serta di hatinya terukir nama gadis itu.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Semuanya kini meletup dalam dera birahi dahsyat, betapa kepala penis Obul yang bersemayam dalam lorong rahim Hamidah memuntahkan cairan kepuasan syahwatnya nan berupa semprotan air mani dimana tersimpan jutaan benih kelelakiannya menggenangi isi lubang peranakan gadis itu. “Srrr..crot..Crot! Croot! Croott!!” “Jangan!..jangan di dalam! Bangsat kau Obul!!”,pekik Ikhwan dalam hatinya yang telah mendidih menyaksikan gelepar-gelepar tubuh Obul diambang puncak kenikmatan badani hewaniahnya kepada kekasihnya itu. “Aaahhhhh…nggghh..uuhhhh”,erang lelaki kontet itu menghabisi tetes-tetes terakhir air maninya kedalam belahan daging pasangan persetubuhannya ini, merem melek menahan kenikmatan yang berlebihan berhasil menodai sang bunga nan cantik menawan, kekasih saingannya, Ikhwan. Sayup-sayup kelopak mata gadis itu terbuka dan tersadar dari pingsannya, namun tubuhnya masih terkulai layu, dipandangnya wajah Ikhwan dalam ketidakberdayaan takluk dalam dekapan kedua centeng yang melumpuhkannya. Hamidah mendapati dirinya masih telanjang dalam pelukan Obul, dan lelaki kontet itu melihat kesadarannya yang telah pulih. Hamidah menatap Ikhwan dengan tatapan mata sendu yang tak terlukiskan oleh sang kekasih membuat hati Obul semakin teriris, percuma saja aku memperkosa gadis ini, toh yang ada dihatinya tetap kanda Ikhwan ini, kurang ajar! Ditariknya pinggul gadis itu keatas sambil ia juga berdiri diatas ranjang besar yang terdapat tiang-tiang kelambu dikeempat sudutnya itu, hingga kedua kaki Hamidah terpentang diwajahnya dan kepala gadis itu tepat berada diselangkangannya.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Posisi enam sembilan sembari berdiri itu dilakukan Obul agar rahim Hamidah dapat menyerap seluruh cairan benih kejantanannya, dijepitnya pinggul gadis itu dalam keadaan terbalik dan jarinya menguak belahan vagina itu lagi. Puas sudah hati Obul demi melihat belahan lubang itu telah penuh berisi cairan pejuhnya yang putih laksana air susu yang memenuhi bibir gelas. Kain yang mendekam dibibir gadis itu dicabutnya hingga terlepas dan sebelum Hamidah bisa berucap kata, tangan Obul telah menekan kepala Hamidah ke selangkangannya dimana pelirnya masih tegak teracung, dan masuklah penis itu kedalam bibir mungil dara belia cantik itu lagi. Ikhwan menyaksikan kesemuanya itu dengan darah mudanya nan mendidih, betapa mulut gadis itu dipaksa melumat penis lelaki kontet buruk rupa itu yang sesudah memperkosa kekasihnya berlumur cairan kemaluan keduanya beserta darah kesuciannya pula. Obul seperti mengelap batang kejantanannya dengan mempergunakan mulut gadis manis si bunga desa ini yang gelagepan menerima sodokan-sodokan penis lelaki itu di rongga mulutnya. Kedua kaki gadis itu yang mengangkang membuka dan mengatup seperti orang yang sedang berenang gaya katak diatas wajah Obul, sebelum menjepit keras kepala lelaki kontet buruk rupa tersebut dengan kaki-kakinya yang terjuntai keatas menyilang mengitari leher Obul.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Tampaknya itu adalah orgasme pertama dari gadis desa itu setelah siuman dari pingsannya, semua sensasi yang berkumpul dalam belahan kegadisannya nan dinodai terus menerus sejak awal membuahkan hasil yang membuatnya meraih puncak kenikmatan pertamanya sebagai seorang wanita seutuhnya dalam persetubuhan dengan lelaki. “Nnngghgh..Auffhhh…Ahhmm…Unnghhh!”,bibir vagina Hamidahpun menjadi berkedut-kedut hebat dalam dekapan si kontet, air mani lelaki itu yang tadinya luber di lubang kemaluannya seperti terhisap kedalam seirama dengan denyutan vaginanya nan menelan pejunya Obul, lelaki yang dulu ia benci karena mengemis cintanya, tapi kini yang berhasil mencicipi semua bagian terlarang ditubuhnya. “Hahaha..Ikhwan! Lihatlah sekarang kekasihmu sudah takluk dalam dekapku.. tidakkah engkau lihat sendiri benihku telah kutumpahkan ke rahimnya.. ia akan menjadi seorang ibu dari anak-anakku kelak..dan akulah sang ayahnya..bukan kamu Ikhwan! hahaha…”,beritaseks.comtawa kemenangan Obulpun membuncah ruah keseluruh isi kamar itu bagai selaksa sembilu dalam pendengaran kekasih Hamidah.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Betapa malu dan hancur lubuk hati gadis itu yang diluar kendalinya ternyata tubuhnya sendiri telah berserah kepada lelaki kontet itu, padahal dulu sama sekali tak pernah diimpikannya bahwa ia akan disebadani oleh Obul. Lelaki kontet buruk rupa ini kemudian membalikkan tubuh Hamidah, digendongnya tubuh bugil gadis desa itu laksana anak kecil yang tengah digendong ibunya, kedua kaki putihnya menyilang menjepit pinggang Obul. Penis Obul Ikhwanukkan ke liang sanggamanya dan kembali beraksi dengan gagahnya didalam bibir vagina gadis itu yang kembang kempot dibuatnya, kepala Hamidah terbanting ke kanan kekiri dengan rambut terlecut-lecut sudah, mata gadis itu kini merem melek dalam buaian kelelakian lelaki kontet itu, agaknya sudah terbiasa kembang desa nan cantik ini diperkosa dalam kenikmatan. “Kanda Ikhwan.. ohh..ssshh..tolong engkau jangan hiraukan aku lagi..ahhh..sshhh.. aku sudah ternoda..uhh..uhh..ohhh…aku bukan gadis suci lagi, kanda..ssshhh.. ahhh…mmmhh… mereka telah merenggut semua yang seharusnya aku berikan kepadamu pada malam pertama kita nanti.. sshhh.. ouhhh.. ahhhh aku tak layak untuk mendampingimu lagi kanda Ikhwan..ssshhh…oaahhh”,pinta gadis itu sembari lobang vaginanya dipacu oleh lelaki kontet yang telah menaklukan tubuh kekasihnya ini, seraya diiringi linangan air mata ia mengucapkan kalimat demi kalimat itu dengan sangat lirih dalam erangan dan rintihan yang bercampur semua nuansa sedih, pilu serta nikmat itu. Mungkin memang sudah takdirnya bunga desa ini yang harus melewati malam kepedihan jahanam, sehingga ia harus membiasakan diri diperkosa oleh para lelaki.

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Ikhwanpun tak dapat lagi penuh meresapi kata-kata gadis itu, matanya telah berkunang-kunang tak kuasa menyaksikan kenyataan di depan mata kepalanya itu hingga membuat kesadarannya semakin lama semakin meredup bagaikan mengalami mimpi yang paling buruk dalam hidupnya. Tubuhnya jatuh lunglai dari berlutut ke telungkup dilantai kamar tersebut, dunia serasa gelap.. hening.. dan hampa. “Jangan..! jangan lagi kumohon..! Awwhhh!” “Terima kasih Obul! Kau beri kami kesempatan juga untuk menikmati bunga desa ini” “Tapi ingat! Keluarkan di luar yahh?!” “Beres..” “Tidak! Jangan! Ohh Mas Ikhwan! Tolong aku!” Bagai terhenyak dari tidur, Ikhwan mendengar suara itu dalam telinganya, namun matanya serasa sulit untuk dibuka, lalu keadaan menjadi gelap gulita lagi.. kosong.. nan berkepanjangan.. “Pantatnya benar-benar lezat nih .. akhhh..!” “Argghhh! Awhhh…mmmphhh! Ampunn! Jangan disitu lagi! Aahhh.. Kumohon! Sudah! Sudahhh…!! Ammhhhppphh!” Samar-samar terlihat tubuh kekasihnya dipangku oleh Tohari dalam keadaan kedua kakinya terkangkang dengan masing-masing tungkainya di cengkeram, penis lelaki itu terbenam dalam lobang anusnya, sementara tubuh telanjang asep berdiri dan mengangkangi wajah Hamidah memaksa gadis desa cantik itu mengenyot-ngenyot batang penisnya, namun mata Ikhwan kembali tertutup dalam buaian tak sadarnya kembali.. “Masih ada yang mau lagi?! Sudah hampir pagi nih!! Kalo tidak.. aku mau lagi membuahi rahimnya sekali lagi…” “Kita udah capek.. biar kamu aja lagi, Obul” “Hmm..vaginanya kuat sekali yah melayani kita bertiga?” “Hehehe.. ini memang vagina untuk satu lobang buat rame-rame” “Hussh! Diam kau asep, nanti Obul marah..kamu bukannya terima kasih ama dia..” “Iya.. maaf.. terima kasih yah! Udah bagi-bagi ke kita ini vagina..” “Sayang.. dia udah pingsan lagi..” Selangkangan kekasihnya terbuka didepan matanya kembali, memperlihatkan lubang kemaluannya nan telah bengkak kemerahan akibat digagahi semalam suntuk, juga lobang duburnya sudah terkoyak penuh lelehan cairan peju yang entah milik siapa. “Hei! Kekasihnya bangun lagi tuh!!” Bukk! Lalu dunia kembali hilang dari pandangan Ikhwan.. kesadarannya jatuh di kegelapan yang semu lagi.. sepi nan berkepanjangan sudah.. ***** Suara kicauan burung membangunkan Ikhwan dari pingsannya, dia bangun dan hanya mendapati dirinya seorang diri masih di kamar itu, kamar yang besar dengan ranjang sprei putih nan telah penuh bercak-bercak darah perawan dan campuran keringat serta cairan kemaluan perkosaan semalam suntuk itu. Hamidah sudah tak ada lagi, ia perlahan beringsut ke ranjang tersebut, sempak gadis itu masih ada, tapi kini telah ternoda oleh cairan mani dan juga darah gadis itu. kemana engkau wahai belahan jiwaku? Lelaki tunangan gadis desa itu keluar dari kamar, hanya sepucuk surat ia temukan tergeletak diatas meja kayu ruangan tamu rumah tersebut, dengan tangan gemetar ia membukanya dan mendapati tulisan gadisnya nan basah dengan air mata disana; Kanda Ikhwan..

Dewasa Punya Cerita l Part 2 Saat engkau membaca isi surat ini, mungkin aku sudah tiada lagi di sini.. aku kini bukanlah seorang gadis suci lagi yang layak untuk mendampingimu.. ketika pertama kali engkau hadir dalam kehidupanku, aku merasa sangat bahagia sekali.. engkau adalah sosok idaman hidupku yang selalu menjadi impianku semenjak kecil, engkau terlalu sempurna di mataku kanda.. segala perhatian yang kau curahkan pada diriku membuat aku mengenal arti indahnya sebuah cinta dan betapa sangat berartinya kehadiran seorang pria dalam hidupku.. namun selama ini kau balas kejujuranku ini dengan seonggok dusta yang kau simpan begitu rapi, hingga aku tak menyangka kebohonganmu itu telah membuat perjalanan hidupku berubah.. teganya engkau menjadi pemberontak dan membuatku harus jatuh ketangan penguasa.. apalah dayaku sebagai perempuan lemah dalam cengkraman mereka.. kakek telah tiada meninggalkan hutang yang menumpuk, sedangkan kamu merantau untuk sesuatu niat yang tak dapat kupercaya.. hingga saat Obul meminta aku harus memilih..ikut dia atau ikut kamu..dengan sangat menyesal aku harus menerima ketulusan cintanya untukku.. dan harus melepaskanmu.. karena aku yakin ia telah menabur benih dalam rahimku ini.. tak tahukah engkau penderitaanku semalam? Mereka menodaiku tanpa henti..engkaupun tak berdaya.. aku harus apa? Katakan padaku Ikhwan.. aku tak mungkin memilih mengikuti engkau dengan mimpi-mimpi buruk kita ini.. lupakan aku dari hidupmu.. aku tak pantas untukmu.. jangan khawatirkan aku lagi.. Obul telah berjanji akan membuatku bahagia, ia sungguh sangat mencintaiku.. ….. ….. ….. Tak kuasa Ikhwan menekuni lanjutan kalimat isi surat itu lagi.. ia kini pergi meninggalkan rumah tersebut dengan langkah lunglai yang tertatih-tatih.. berusaha melupakan kenangan manis kekasihnya yang telah menjadi milik orang lain.